by

Proyek Pembangunan Pasar Naha Bermasalah, Wabup Hotong Turun Langsung

SANGIHE, SASTALPos.com – Sebagaimana fungsinya membantu Bupati menindaklanjuti setiap laporan dan pengawasan yang melekat  pada jabatanya sebagai seorang Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Helmud Hontong turun langsung melihat kondisi pembangunan Pasar Naha yang belum dapat difungsikan karena tidak selesai dibangun.

“ Adanya laporan masyarakat terkait belum selesainya pembangunan Pasar Naha sejak tahun 2018, sehingga saya turun langsung hari ini. Dan sangat disayangkan pasar ini tidak selesai dibangun, sementara masyarakat penjual dan pengguna pasar ini sudah sangat membutuhkan, “ Tegas Hontong

Sebagai pimpinan daerah dirinya pun akan melakukan langkah – langkah guna melanjutkan proyek Pasar Naha agar bisa selesai dibangun dan dapat digunakan oleh masyarakat,

“ Melihat kondisi Proyek ini, masih  75 persen dan pelaksana proyek pun susah untuk dihubungi karena berada di Makasar.  Pemerintah daerah akan mengusulkan kembali tambahan anggaran melalui Dinas Perindagkop, karena saat ini dananya sudah ditahan oleh pemerintah pusat akibat dari proyek belum selesai dan ini tidak bisa masuk dianggaran DAK hanya bisa dana tugas pembantuan,” Kata Wabup ketika diwawancarai sastalpos.com dilokasi pembangunan Pasar.

Sementara itu, Pihak Dinas Perindagkop Sangihe melalui Kabid Perdagangan Vera Masora ST menjelaskan imbas dari terhentinya proyek pembangunan pasar tersebut sehingga dana telah dikembalikan ke kas Negara sebanyak 3,2 Miliar yang belum terbayarkan kepada penyedia jasa,

“  secara administrasi kami sudah selesaikan semua, baik untuk permohonan pencairan karena proyek ini gagal cair. Karena adanya Perdirjen nomor 13 tahun 2019 itu keluar bulan Agustus tidak memperbolehkan anggaran ditahan di Dinas. Beda dengan aturan lama diman kalau proyek tidak selesai dananya bisa ditahan di dinas, nanti selesai proyek akan dilakukan pembayaran kepada pihak ketiga,” Tandasnya

Menurut Masora, Pihaknya sudah enam kali menyurat ke kementerian Perdagangan, dan bersyukur sudah ada tanda- tanda positif jawaban dari kementrian, hanya saja prosedurnya yang panjang karena dana sudah kembali ke kas Negara.

“ kami diminta untuk bersabar, karena tahun depan akan dikawal oleh Pemerintah daerah, di tahun 2020, dan Kementrian sudah mengiakan, ” jelasnya.

Diketahui, Pagu anggaran pembangunan Pasar Naha ini sebesar 6 Miliar pada tahun 2018, sementara baru dicairkan 1.6 miliar masih ada sisa 3.2 miliar belum terbayarkan ke PT Trikarsa Lestari Utama sebagai pihak ketiga.

Penulis : Gun

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed