by

Kampung Naha Bangun Lumbung Pangan, Bupati Letakan Batu Dasar Secara Simbolis

-Berita, Sangihe-63 views

SANGIHE.SASTALPos.com.- Ketahanan pangan menjadi salah satu skala prioritas Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe. Hal ini dibuktikan dengan pembangunan Lumbung Pangan yang diawali dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Kepulauan Sangihe Jabes E Gaghana SE,ME di Kampung Naha, Rabu, (7/7/2021).

Lumbung pangan ini milik Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Senggalipoho  kampung Naha Kecamatan Tabukan Utara. Dan peletakan batu dasar ini secara simbolis   bersamaan dengan sembilan kampung lainya di Kepulauan Sangihe.

Dalam sambutannya Bupati Jabes E Gaghana Jabes menyampaikan khusus Lumbung Pangan yang ada di kampung Naha, sebagaimana diharapkan tidak hanya menyiapkan bahan mentah, tapi turut menyediakan bahan siap pakai.

” Menyediakan Berupa makanan ringan maupun jenis kuliner lokal lainnya, Karena kampung Naha memiliki Bandar Udara yang sekaligus sebagai satu pintu masuk ke Sangihe, apalagi  jarak Bandara dengan lokasi Lumbung sangat dekat, sehingga memiliki peluang pasar yang baik, ” Tutur Bupati.

Lanjut Jabes, terkait dengan anggaran pembangunan Lumbung Pangan yang menelan anggaran sebesar Rp.332.500.000, dan pekerjaannya dilakukan secara swakelola agar dapat memberi manfaat untuk menambah pendapatan kelompok Tani maupun warga.

“Pembangunan lewat swakelola ini salah satu poin Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro, dan pekerjaan infrastruktur seratus persen tidak ada pembatasan  orang dan ruang, maupun zona merah Covid-19 bukan menjadi halangan, ” Kata Gaghana.

Sementara itu, kapitalaung (kepala Desa) Naha, Siti Lestari Makatindu dalam sambutannya mengatakan bahwa, adanya pembangunan Lumbung Pangan ini walaupun secara simbolis peletakan batu dasar yang dilakukan langsung oleh Bupati Kepulauan Sangihe Jabes E Gaghana SE,ME, yang saat ini,

” Kehadiran Bapak Bupati ini merupakan dambaan warga kampung Naha untuk melihat langsung  Bupati meletakan batu dasar walaupun adanya pembatasan kegiatan masyarakat, dan kami sudah edarkan 100 undangan bagi warga agar bisa menyaksikan adanya peletakan batu dasar walaupun ditengah pandemi covid-19, dan kami tetap mengikuti protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah,” Tandas Makatindu.

Penulis : Udy

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed