by

Dosen Prodi Keperawatan POLNUSTAR berikan Penyuluhan Cara Kelola Sampah, Virus Covid-19 dan Vaksinasi di Kampung Lehupu

SANGIHE, SASTALPos.com – Kampung Lehupu  merupakan bagian  dari wilayah kecamatan Tabukan Selatan Tengah jaraknya kurang lebih 17 KM  dari  ibu kota kecamatan. Sebagian besar mata pencaharian masyarakat sebagai nelayan. Berdasarkan data yang diambil dari mahasiswa KKL POLNUSTAR Tahun Akademik 2019/2020, sejumlah 34%  masyarakat membuang sampah di laut dengan menenggelamkannya ke dasar laut dan 29% dibakar,  24% di buang sembarang, dan12% dibuang di kebun dan hanya 1 rumah yang menggali lubang untuk membuang sampah.

Dari data yang ada maka dapat dilihat bahwa sebagian besar masyarakat membuang sampah ke laut sehingga sampah menjadi persoalan besar dan menjadi perhatian kita bersama  bukan sebatas fenomena alam, tetapi  hal yang paling penting  yakni kondisi laut itu sendiri yang sudah mulai tercemar dengan sampah disekitar laut dan pesisir pantai. Hal ini menyebabkan pemandangan yang kurang sedap, bahkan kalau dibiarkan maka keadaan biota laut dan terumbu karang  akan  terancam  punah.

Adanya permasalahan tersebut maka Tim Pengabdian Kemitraan Masyarakat Stimulus (PKMS) Jurusan Kesehatan Program Studi Keperawatan  yang diketuai Mareike D. Patras, SKM.,M.Kes, anggota Ferdinand Gansalangi, S.KM., ME. M.Kes dan Dr. Chandrayani Simanjorang, SKM.,M.Epid. turun langsung ke kampung Lehupu Kecamatan Tabukan Selatan Tengah Kabupaten  Kepulauan Sangihe untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat dengan memberikan penyuluhan terkait penangan sampah yang baik dan benar sehingga lingkungan tetap bersih dan sehat. Selain itu juga dilakukan penyuluhan tentang  Virus Covid – 19 dan Vaksinasi Covid -19,  serta memberikan bantuan berupa 3 sak semen untuk pembuatan tempat sampah, hand sanitazier dan membagikan masker kepada perwakilan masyarakat dari setiap lendongan, karena dibatasi PPKM, Jumat 17 Juli 2021.

“ Adapun Manfaat  Pengabdian Agar lingkungan menjadi bersih dan sehat terutama lingkungan laut dan pesisir pantai bebas dari sampah organik yang menyebabkan pencemaran biota laut,” Kata Patras.

 

Sementara itu, Kapitalaung Kampung Lehupu Oldisam L. F. Buka menyambut dengan baik serta mengapresiasi adanya kegiatan ini dan mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah di laut, tetapi membuangnya di tempat sampah yang telah disediakan.

“ Marilah kita merubah kebiasaan buruk seperti membuang sampah dilaut, dan mulai sekarang membuang sampah pada tempatnya, agar kampung Lehupu menjadi bersih dan laut kita bersih demi anak cucu kita kedepan,” Ajak Kepala Desa. (ADV)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed