by

Penyuluhan Kesehatan Tentang Hipertensi dan Komplikasinya Oleh Tim PKMS Polnustar Jurusan Kesehatan

SANGIHE, SASTALPos. Com – Di tengah gelombang pandemi Covid -19, Politeknik Negeri Nusa Utara (POLNUSTAR) masih tetap eksis melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi diantaranya dengan melaksanakan Pengabdian Kemitraan Masyarakat Stimulus (PKMS) dengan melakukan Pelatihan Penggunaan tensimeter dan pemeriksaan Jantung dalam upaya pengendalian Hipertensi dan komplikasinya pada masyarakat pesisir di Kampung Bengketang Kecamatan Tabukan Utara Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Hipertensi merupakan silent killer, bila tidak terkontrol maka penyakit ini dapat mengakibatkan penyakit jantung, stroke, gangguan ginjal, kebutaan sampai kematian. Hipertensi dapat memberikan peluang 7 kali lebih besar untuk terjadinya stroke dan 6 kali lebih besar terkena Congestive Heart Failure (CHF) dan 3 kali lebih besar terkena serangan jantung.

Penyerahan bantuan alat kesehatan kepada pemerintah Kampung Bengketang

Kegiatan PKMS ini dilakukan oleh Dosen Jurusan Kesehatan Program Studi Keperawatan, yang terdiri dari Ketua: Ns. Yeanneke L. Tinungki, S.Kep, M. Kes dan anggota tim Pengabdi Ns. Detty J. Kalengkongan, S.Kep, M. Kes.

Keberhasilan PKMS ini didukung dengan kerjasama yang baik oleh Pemerintah Kampung yakni Kapitalaung Kampung Bengketang Desmon Lesawengen bersama perangkat kampung, 2 (Dua) orang tenaga Kependidikan POLNUSTAR Jurusan Kesehatan; Nicky Gansalangi, A.Md.Kep dan Destu Ayu S.Kep serta melibatkan 2 orang mahasiswa yang turut melakukan kegiatan PKMS tersebut.

” Kegiatan telah dilaksanakan pada Hari Kamis tanggal 29 Juli 2021 dihadiri oleh 24 orang yang memiliki riwayat penyakit hipertensi sekaligus dengan melakukan pemeriksaan jantung. Adapun kegiatan yang telah dilaksanakan dalam PKMS ini adalah :
Penyuluhan kesehatan tentang hipertensi dan komplikasinya, ” ungkap ketua tim PKMS sekaligus sebagai ketua jurusan Kesehatan POLNUSTAR.

Menurut Tinungki, Penyuluhan ini ditujukan kepada individu agar mereka dapat berperilaku sehat dan menjaga agar tekanan darah tetap stabil. Sehingga perlu dilakukan pelatihan penggunaan tensimeter yang benar.

” Pelatihan ini juga guna memanfaatkan alat kesehatan yakni tensimeter yang merupakan alat pengukur tekanan darah dan bertujuan agar mitra dapat memanfaatkan alat kesehatan tensimeter yang diberikan oleh tim pengabdian masyarakat, ” Ungkap Dosen Jurusan Keperawatan ini.

Tim juga melakukan pemeriksaan jantung menggunakan EKG atau elektrokardiogram yakni memeriksa dan mengukur serta merekam aktivitas listrik jantung,

” Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengecek kondisi jantung dan menilai efektivitas pengobatan penyakit jantung akibat hipertensi kronik. Dengan adanya hasil Interpretasi EKG oleh Tim Pengabdian maka dapat mendeteksi secara dini gangguan yang terjadi pada organ jantung akibat hipertensi,” Papar Ketua Jurusan Kesehatan ini.

Diketahui, Tim PKMS memberikan tensimeter kepada mitra bertujuan agar seluruh masyarakat Kampung Bengketang terutama penderita hipertensi dapat melakukan cek-up secara sederhana di lingkungan rumah secara cepat dan dapat mendeteksi serta mengontrol tekanan darah secara rutin.

Sementara itu, pihak pemerintah kampung Bengketang mengapresiasi kehadiran Polnustar dalam kegiatan PKMS ini, telah memberikan kontribusi yang sangat baik dalam memeliharan kesehatan bagi masyarakat yang memiliki riwayat hipertensi.

” Terima kasih atas kehadiran para dosen POLNUSTAR, yang sudah melaksanakan kegiatan PKMS di kampung kami, sehingga melalui kegiatan ini banyak memberikan hal positif baik berupa ilmu maupun bantuan alat kesehatan secara langsung, semoga kerjasama antara Tim PKMS Polnustar dan pihak pemerintah kampung yang sudah terjalin dengan baik sekarang ini akan menambah semangat untuk melaksanakan kerjasama pada waktu-waktu selanjutnya, ” Harap Kapitalaung Bengketang Desmon Lesawengen. (ADV)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed