FAS Bicara Ekonomi dan Politik Bersama Pengusaha Muda Sangihe DSM di Tahun 2023

SANGIHE, SASTALPOS.COM – Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara dr.Fransiscus Andi Silangen (FAS) saling bertukar pikiran dan ide soal ekonomi dan Politik  Kabupaten kepulaun Sangihe di tahun 2023 dan 2024 nanti. Bersama pengusaha muda Sangihe David Samuel Mogi ( DSM). Kamis, 29 Desember 2022.

 

Perbincangan hangat, Ketua DPRD Sulawesi Utara Fransiscus Andi Silangen dengan pengusaha muda Sangihe David Samuel Mogi ini terkait menghadapi ancaman resesi tahun 2023 dan kondisi politik tahun 2024. Dalam hal ekonomi FAS memiliki keyakinan resesi ekonomi ini tidak akan terjadi, tetapi kalapun terjadi kita sebagai pemerintah maupun masyarakat harus siap.

 

“ Sebagai orang percaya kita berdoa supaya resesi ekonomi tahun 2023 ini tidak akan terjadi. Kalaupun itu terjadi kita sebagai pemerintah dan masyarakat harus siap menghadapi dengan berbagai program untuk bisa bertahan dari dampak resesi tersebut,” Kata Silangen denga  penuh keyakinan.

 

Menurut FAS, Sebagai pemerintah daerah, Gubernur dan wakil Gubernur sudah mengantisipasinya dengan berbagai program khususnya terkait ketahanan pangan dengan menyalurkan berbagai bantuan baik di sektor pertanian maupun perikanan di tahun 2022.

 

“ Pemerintah sudah mempersiapkan semua kebutuhan dalam ketahanan pangan melalui program pemerintah melalui bantuan, tinggal bagaimana masyarakat dapat memanfaatkan bantuan pemerintah tersebut,” Kata Ketua DPRD sulut ini.

 

Dikatakannya, khusus masyarakat kabupaten kepulauan Sangihe untuk memanfaatkan lahan tidur yang ada, dengan menanam  sehingga kita tidak ketergantungan dengan bahan makanan yang dari daerah lain.

“ Saya melihat, sayur- sayuran, Ubi dan Rica, Tomat masih dikirim dari Manado. Sementara kita punya lahan di untuk bisa menanam semua yang kita butuhkan. Tidak harus tergantung dari Manado dan sekitarnya,” Katanya.

Baca juga:  Tim PKM POLNUSTAR Lakukan Pemeriksaan Golongan Darah di Kampung Bungalawang

 

Sambungnya, PJ bupati Sangihe Rinny Tamuntuan sudah mencanangkan program “ Marihi’e Mesuang ”  ( Mari Menanam). Program ini harus dimanfaatkan benar – benar oleh masyarakat Sangihe. Nanti pemerintah provinsi akan mensuport program ini dengan bantuan bibit, pupuk agar kita tidak lagi ketergantungan dengan daerah lain.

 

“ lucu kalau sampai sayur kangkung dan ubi kita harus beli dari Manado, sementara banyak lahan yang kita bisa menghasilkan kebutuhan pangan kita sendiri di Sangihe,” Papar Silangen.

 

Sementara itu, pengusaha muda Sangihe David Samuel Mogi membenarkan ketergantungan bahan makanan dari daerah lain. Menurutnya, petani di Sangihe ini mampu untuk bisa memenuhi kebutuhan sebagian kebutuhan pangan masyarakat Sangihe.

 

“ Memang kita bukan penghasil Beras, tetapi bahan makanan lain seperti Ubi, sayur – sayuran, Rica, Tomat Bawang. Bisa kita hasilkan sendiri tanpa harus tergantung dari Manado,” Kata Mogi

 

Disentinya, perlu kerja keras Dinas terkait untuk dapat terus memberikan dorongan serta motivasi kepada para petani Sangihe untuk konsisten dalam hal menanam khusu kebutuhan pokok masyarakat dan perlu adanya kerjasama dengan pihak pengusaha untuk dapat memasarkan hasil dari para petani ini.

 

“ perlu petani yang konsisten dan berkesinambungan sehingga kebutuhan masyarakat terus terpenuhi dan adanya kerjasama pemerintah dan pengusaha dalam hal pemasaran hasil pertanian,” Ungkap DSM saat bincang – bincang dengan FAS.

 

Selanjutnya, Perbincangan inipun mengarah ke soal politik di tahun 2023 dan 2024 nanti, FAS menyampiakan sebagai kader PDI Perjuangan dirinya akan terus fokus di Legislatif Sulut untuk bisa dapat membantu masyarakat Nusa Utara melalui sejumlah program yang diperjuangakan melalui APBD Provinsi.

Baca juga:  16 Pasien Demam Berdarah Dengue di Sangihe, Tertinggi di Kecamatan Tahuna Timur

 

“ saya masih fokus untuk ke legislatif di DPRD Provinsi Sulut agar lebih leluasa dalam hal menjawab kebutuhan masyarakat Nusa Utara melalui penganggaran di APBD nantinya,” Kata Anggota DPRD Sulut dari dapil Nusa Utara ini.

 

Silangen pun, mengajak Mogi untuk memberi diri dalam kanca politik di Kepulauan Sangihe, “ Kalau memiliki visi dan missi untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat, ko David harus masuk dalam sistem di pemerintahan melalui lembaga legislatif,” Kata dr Andi Sapaan Akrab Silangen.

 

“ kalau mau daerah maju, butuh orang – orang yang memilki visi yang benar – benar untuk kesejahteraan rakyat duduk di legislatif, artinya butuh anggota dewan yang sinergi dengan pemerintah daerah untuk kemajuan daerah dan kesehjateraan masyarakat,” ucap Suami dari PJ Bpai Sangihe ini.

 

Ajakan ini langsung direpon oleh DSM untuk maju di pada pemilihan legislatif tahun 2024. “ Kalau hanya berfikir untuk diri sendiri atau keluarga saya tentu sudah cukup, tetapi saya berfikir untuk anak cucu warga Sangihe kedepan. Nah, kita yang akan siapkan sejak sekarang ini. Sehingga merekalah yang akan menikmati hasil perjuangan kita,” Jawab Mogi.

 

Sebagai seorang pengusaha muda yang memiliki latar belakang ilmu ekonomi ini, DSM melihat jauh kedepan untuk kemajuan Sangihe terlebih dari sisi ekonomi masyarakat Sangihe, dimana sinergitas antara Legislatif, pemerintah dan masyarakat terjalin dengan baik dan saling mendukung, maka daerah pasti akan maju.

 

“ Butuh kerjasama yang baik, antara dewan Pemda, dan masyarakat. Kalau saling mendukung pasti PAD bisa meningkat, pembangunan bisa berjalan dengan baik dan unjungnya masyarakatlah yang sejahtera,” Kunci Mogi dengan gaya khasnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *