Menjaga Integritas Jelang Pilkada, Bawaslu Sangihe Gelar Sosialisasi Pengawasan Pilkada di Tahuna Barat

Berita, Sangihe551 Dilihat

SULUT.SASTALPOS.COM- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kepulauan Sangihe mengadakan sosialisasi pengawasan pemilihan bagi masyarakat di Kecamatan Tahuna Barat, bertempat di Aula GMIST Galed Pananekeng. Rabu (9-10 /24).

 

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya pengawasan dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam mengawasi setiap tahapan pemilihan.

 

Dalam kegiatan tersebut, para peserta dibekali dengan pengetahuan seputar pengawasan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, serta wali kota dan wakil wali kota. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya Bawaslu untuk memastikan proses Pilkada berlangsung secara transparan, adil, dan demokratis.

Baca juga:  Didampingi Tamuntuan , Steven Kandouw Hadiri Natal Oikumene di Sangihe

 

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (P3S) Bawaslu Sangihe, Wenseslaus Fransiscus Makawaehe, dalam arahannya kepada peserta menyampaikan harapannya agar masyarakat yang memiliki hak pilih terlibat aktif dalam mengawasi tahapan Pilkada.

 

Ia menekankan pentingnya peran masyarakat mulai dari masa kampanye hingga proses pemungutan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS), terutama dalam menjaga netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) serta mencegah berbagai bentuk pelanggaran.

 

“Kami berharap masyarakat dapat berpartisipasi bersama Bawaslu dalam mengawasi setiap tahapan Pilkada, mulai dari kampanye hingga hari pencoblosan. Terutama dalam hal netralitas ASN dan pencegahan terhadap segala bentuk pelanggaran,” ujar Makawaehe saat diwawancarai di sela-sela acara.

Baca juga:  Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Sangihe Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1442 H

 

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dukungan dari masyarakat sangat diperlukan mengingat keterbatasan jumlah petugas pengawas di tingkat desa dan kelurahan. Setiap desa/kelurahan hanya memiliki satu Panitia Pengawas Kelurahan/Desa (PKD), sehingga keterlibatan masyarakat diharapkan dapat membantu menjaga kelancaran pengawasan Pilkada.

 

Sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya peran mereka dalam menjaga integritas Pilkada, sehingga proses pemilihan mendatang dapat berjalan dengan aman, jujur, dan demokratis. (Jy)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Sastal Pos di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP