Ondong Siau Barat
SITARO, Sastalpos.com – Kecamatan Siau Barat, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), resmi menerima kuota program BBM Satu Harga dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia.
Program tersebut membuka peluang pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Ondong guna menjamin ketersediaan dan kesetaraan harga bahan bakar minyak (BBM) bagi masyarakat setempat.
BBM Satu Harga merupakan program pemerintah pusat untuk menyamakan harga BBM di wilayah terpencil, terluar, dan kepulauan dengan harga di wilayah lain di Indonesia. Dengan adanya kuota tersebut, masyarakat di Kecamatan Siau Barat diharapkan dapat memperoleh BBM dengan harga yang lebih stabil dan sesuai ketentuan nasional.
Kebijakan ini dinilai berdampak pada penurunan biaya transportasi, kelancaran distribusi barang, serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk nelayan, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta sektor jasa dan pariwisata.
Bupati Kepulauan Sitaro, Chyntia Ingrid Kalangit, bersama Wakil Bupati Heronimus Makainas disebut telah melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat terkait pemenuhan kebutuhan energi di wilayah kepulauan tersebut.
Salah seorang warga Siau Barat, Erasmus Kalangit, Kamis (26/2/2026), menyampaikan apresiasi atas terealisasinya kuota BBM Satu Harga untuk Ondong.

“Program ini sangat kami tunggu. Selama ini masyarakat menghadapi keterbatasan akses dan harga BBM yang tidak selalu stabil. Dengan adanya BBM Satu Harga dan rencana pembangunan SPBU di Ondong, tentu akan meringankan beban masyarakat dan mempercepat aktivitas ekonomi,” ujar Kalangit.

Masyarakat berharap pembangunan SPBU dapat segera direalisasikan agar manfaat program dapat dirasakan secara optimal. Selain mempermudah akses energi, keberadaan SPBU diharapkan dapat mendorong masuknya investasi, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Siau Barat dan sekitarnya.
Pemerintah daerah menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan proses pembangunan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.








