Penuh Makna, Gelar Adat Tulude 2026 Disatukan dengan Syukur Satu Tahun Kepemimpinan Chyntia-Heronimus

Berita, Sitaro383 Dilihat

SITARO, Sastalpos.com — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) memastikan tradisi sakral Gelar Adat Tulude tetap akan dilaksanakan pada Februari 2026 ini. Meski digelar dalam suasana sederhana, perhelatan tahun ini terasa istimewa karena dirangkaikan dengan ibadah syukur satu tahun kepemimpinan Bupati Chyntia Ingrid Kalangit, S.K.M. dan Wakil Bupati Heronimus Makainas, S.E., M.M.

Keputusan pelaksanaan secara sederhana ini diambil sebagai bentuk empati dan rasa duka mendalam atas bencana alam yang melanda wilayah Sitaro pada awal tahun 2026. Kendati demikian, pemerintah daerah menjamin kesederhanaan tersebut tidak akan melunturkan nilai luhur serta kearifan lokal yang terkandung dalam adat Tulude.

Baca juga:  Permudah Akses Pangan, Pemkab Sitaro dan Bulog Resmi Launching Distribusi ‘Minyak Kita’ di Siau

Momentum Spiritual dan Refleksi Pascabencana

Dalam rapat koordinasi bersama kepala perangkat daerah di Media Center Pemkab Sitaro, Selasa (3/2/2026), Sekretaris Daerah Drs. Denny Kondoj, M.Si menegaskan bahwa Tulude adalah identitas yang tak terpisahkan dari masyarakat Sitaro.

“Gelar Adat Tulude bukan sekadar seremoni, tetapi momentum spiritual dan budaya untuk bersyukur kepada Tuhan serta mempererat kebersamaan masyarakat. Karena itu, meski dilaksanakan secara sederhana, maknanya tetap utuh,” ujar Denny Kondoj.

Ia menjelaskan, penyatuan agenda ini dengan syukur setahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati dimaksudkan sebagai ruang refleksi bersama. Hal ini diharapkan menjadi motor penggerak semangat warga untuk bangkit pascabencana.

Baca juga:  Jaringan Telekomunikasi Talaud Tetap Stabil, Tak Terdampak Perbaikan Kabel Laut Tahuna–Melonguane

Sitaro Bangkit dan Berdoa

Pemerintah daerah berharap, lewat perpaduan syukur adat dan kepemimpinan ini, masyarakat dapat saling menguatkan di tengah tantangan yang ada.

“Lewat perayaan ini, kita ingin saling menguatkan dan mendoakan agar Kabupaten Sitaro terus bangkit, bertumbuh, dan berkembang demi kesejahteraan masyarakat,” tambah Kondoj.

Tulude 2026 diproyeksikan menjadi simbol keteguhan hati dan harapan baru bagi seluruh elemen masyarakat di Bumi Karangetang, Mandolokang, dan Kalsia (Sitaro) untuk melanjutkan pembangunan yang berkelanjutan.

Editor : Gunfanus Takalawangeng

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Sastal Pos di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP