Banyak orang hanya melihat Pelabuhan Manado sebagai tempat kapal bersandar. Padahal pelabuhan ini menyimpan banyak cerita sejarah yang jarang diketahui.
1. Sudah Ada Sejak Ratusan Tahun Lalu
Sebelum menjadi pelabuhan modern, kawasan pesisir Manado sudah menjadi tempat singgah kapal dagang sejak abad ke-16. Pedagang dari berbagai wilayah Nusantara datang membawa rempah, hasil laut, dan barang kebutuhan.
2. Pernah Menjadi Jalur Dagang Penting Rempah
Wilayah sekitar pelabuhan menjadi jalur perdagangan komoditas dari daerah Minahasa seperti kopra, kelapa, dan hasil bumi lainnya yang kemudian dikirim ke berbagai pelabuhan di Nusantara.
3. Pernah Dikontrol Perusahaan Dagang VOC
Pada abad ke-17, perusahaan Belanda Vereenigde Oostindische Compagnie menggunakan pelabuhan ini sebagai titik pengawasan perdagangan di wilayah utara Sulawesi.
4. Menjadi Jalur Penting Saat Masa Perang
Ketika Pendudukan Jepang di Indonesia, pelabuhan ini dimanfaatkan untuk kepentingan logistik militer Jepang di kawasan Sulawesi Utara.
5. Pernah Jadi Pintu Masuk Utama Sulawesi Utara
Sebelum transportasi udara berkembang, hampir semua orang yang datang ke Manado dari wilayah kepulauan menggunakan jalur laut melalui pelabuhan ini.
6. Penghubung Daerah Kepulauan
Hingga sekarang pelabuhan ini menjadi penghubung penting bagi masyarakat dari wilayah kepulauan seperti Tahuna dan Melonguane yang bepergian ke Manado.
7. Saksi Perkembangan Kota Manado
Dari masa perdagangan tradisional, kolonial, hingga era modern, pelabuhan ini terus menjadi bagian penting dari pertumbuhan Kota Manado sebagai pusat ekonomi dan pemerintahan di Sulawesi Utara.
Redaksi – Sastalpos.





