Gubernur Yulius Paparkan Potensi Investasi Sulawesi Utara di PSBM Makassar, Realisasi 2025 Tembus Rp10,12 Triliun

Berita, Manado, Nasional1846 Dilihat

MAKASAR, Sastalpos. com – Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, memaparkan transformasi ekonomi dan peluang investasi daerahnya dalam Pertemuan Saudagar Bugis-Makassar (PSBM) ke-XXVI di Hotel Claro Makassar, Kamis (26/3/2026).

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menegaskan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis investasi dengan memanfaatkan posisi strategis daerah sebagai pintu gerbang perdagangan di kawasan Asia Timur dan Pasifik.

Dalam forum yang dihadiri pelaku usaha tersebut, Gubernur Yulius menyampaikan bahwa realisasi investasi Sulawesi Utara pada 2025 mencapai lebih dari Rp10,12 triliun atau sekitar 109 persen dari target yang ditetapkan pemerintah.

“ Capaian ini menunjukkan tren pertumbuhan yang positif, dengan peningkatan sebesar 35,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya, serta berdampak pada penyerapan tenaga kerja sebanyak 18.049 orang,” ujar Yulius.

Ia menambahkan, kondisi sosial masyarakat Sulawesi Utara yang majemuk namun toleran menjadi salah satu faktor pendukung terciptanya iklim investasi yang kondusif.

Baca juga:  Gubernur Yulius dan Forkopimda Sulut Kawal Program Prabowo, 1.061 Koperasi Merah Putih Resmi Beroperasi

Menurut Yulius, sejumlah sektor unggulan menjadi daya tarik utama bagi investor. Pada sektor pertanian dan perkebunan, komoditas kelapa mencatat nilai ekspor sekitar Rp1,2 triliun per tahun.

Sementara komoditas pala memiliki produksi mencapai 12.800 ton per tahun dengan periode pengembalian investasi relatif cepat, yakni sekitar dua hingga tiga tahun.

Di sektor kelautan, nilai ekspor mencapai sekitar Rp1 triliun per tahun yang didukung oleh keberadaan Pelabuhan Internasional Bitung sebagai simpul logistik utama.

Adapun sektor pariwisata juga menjadi fokus pengembangan dengan 39 Destinasi Pariwisata Provinsi dan 127 desa wisata. Sejumlah kawasan unggulan antara lain Taman Nasional Bunaken, Danau Linow, serta Tangkoko Nature Reserve.

” Untuk memperkuat konektivitas, Sulawesi Utara telah membuka sejumlah rute penerbangan internasional langsung dari kota-kota di Tiongkok, Singapura, dan Korea Selatan.” Paparnya.

Dari sisi struktur investasi, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mendominasi dengan porsi 60 persen, sedangkan Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai 40 persen. Investor asing yang berinvestasi di daerah ini antara lain berasal dari Singapura, Tiongkok, Hong Kong, dan Jepang.

Baca juga:  Gubernur Yulius Selvanus Dorong Kerja Sama Global Ekonomi Biru dan Konservasi Maritim di Manado

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pertanian RI yang turut hadir merespons positif paparan tersebut, khususnya pada sektor pertanian. Pemerintah pusat disebut akan menambah alokasi program cetak sawah di Sulawesi Utara seluas 10.000 hektare.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menyatakan akan segera menindaklanjuti rencana tersebut dengan menyampaikan usulan resmi kepada Kementerian Pertanian.

Yulius menegaskan, dengan dukungan infrastruktur dan potensi sumber daya yang dimiliki,

” Sulawesi Utara dinilai memiliki peluang besar untuk terus berkembang sebagai kawasan investasi yang kompetitif di tingkat regional. ” Tutupnya.

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Sastal Pos di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP