Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.211, Sentimen Global Jadi Penyelamat Malam Ini

Berita, Bisnis, Nasional1464 Dilihat

JAKARTA, SASTALPOS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) berhasil ditutup di zona hijau pada perdagangan awal pekan, Senin (27/4/2026). Di tengah bayang-bayang ketidakpastian geopolitik Timur Tengah, mata uang Indonesia mampu mencatatkan penguatan tipis dan bertahan di level Rp17.211 per dolar AS.

​Mengutip laporan KabarBursa, posisi ini menunjukkan tren positif yang berlanjut dari akhir pekan lalu, di mana rupiah sebelumnya ditutup di level Rp17.229. Penguatan tipis sebesar 18 poin atau sekitar 0,11% ini dinilai cukup krusial mengingat rupiah sempat menyentuh level terlemahnya (all-time high) di angka Rp17.310 pada pekan sebelumnya.

Baca juga:  Dolar AS Tembus Rp17.600, Prabowo: Mau Berapa Ribu Kek, Orang Desa Gak Pake Dolar

Sentimen Global: Harapan Perundingan AS-Iran

​Penyelamat pergerakan rupiah malam ini tidak lepas dari meredanya tensi di Timur Tengah secara sementara. Pasar bereaksi positif terhadap rencana dialog diplomatik antara pihak Barat dan Iran.

​Melansir analisis dari Kontan, Chief Analyst Doo Financial Futures, Lukman Leong, menyebutkan bahwa harapan investor mulai pulih. “Sentimen utama masih pada perkembangan di Timur Tengah, khususnya rencana perundingan AS dan Iran. Harapan investor sebenarnya masih positif, meskipun hasilnya sulit diprediksi,” ujar Lukman seperti dikutip dari Kontan.

Intervensi Bank Indonesia

​Selain faktor global, langkah tegas otoritas moneter dalam negeri turut menjadi penopang utama. Bank Indonesia (BI) dilaporkan terus berada di pasar untuk memastikan volatilitas rupiah tetap terjaga melalui intervensi di pasar valas dan obligasi.

Baca juga:  Taklukan Kirgistan, Indonesia Ke 8 Besar AFC Futsal Asian Cup 2026

​Berdasarkan data dari TradingView/Kontan, intervensi BI ini mulai memberikan dampak nyata dalam menahan laju pelemahan yang sempat terjadi akibat kenaikan harga minyak dunia. Dukungan internal ini memberikan rasa aman bagi pelaku pasar domestik sehingga tekanan jual terhadap rupiah mereda di penutupan sore tadi.*

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Sastal Pos di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP

News Feed