MANADO, SASTALPOS.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay mencatat berbagai capaian strategis sepanjang tahun 2025. Berbagai indikator pembangunan menunjukkan tren positif sebagai bagian dari implementasi visi “Menuju Sulawesi Utara Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan.”
Capaian tersebut mencakup berbagai sektor, mulai dari tata kelola pemerintahan, pendidikan, kesehatan, ekonomi, investasi, ketahanan pangan hingga pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
Pada sektor tata kelola pemerintahan, Pemprov Sulut terus memperkuat langkah pencegahan korupsi dan penyalahgunaan narkoba. Upaya membangun budaya integritas dilakukan melalui pendidikan antikorupsi di lingkungan sekolah, rumah sakit, hingga seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).
Di bidang pembangunan sumber daya manusia, Sulawesi Utara berhasil meraih penghargaan nasional Government Award sebagai Outstanding Province in Life Expectancy Value. Pemerintah juga mendorong pembangunan SMA Taruna Nusantara di Noongan, Kecamatan Langowan, Kabupaten Minahasa, serta Sekolah Rakyat di Kota Manado dan Kabupaten Minahasa.
Peningkatan kualitas pendidikan turut ditunjukkan dengan pembukaan Fakultas Kedokteran dan Fakultas Pertanian di Universitas Negeri Manado (UNIMA). Selain itu, bantuan beasiswa disalurkan kepada 1.612 siswa SMA, 454 siswa SMK, dan enam siswa SLB, disertai rehabilitasi fasilitas sanitasi di sejumlah sekolah.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sulawesi Utara juga meningkat dari 75,68 pada tahun 2024 menjadi 76,32 pada tahun 2025, menandakan kualitas hidup masyarakat yang semakin baik.
Di sektor kesehatan, cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mencapai 99,1 persen dengan tingkat peserta aktif sebesar 81,4 persen. Sementara pada sektor olahraga, Sulut sukses menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional Panahan Piala Gubernur 2026 yang digelar di Stadion Klabat Manado.
Kinerja ekonomi daerah menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara pada tahun 2025 tercatat sebesar 5,66 persen, melampaui rata-rata nasional yang berada di angka 5,11 persen. Ketimpangan ekonomi juga menurun dengan gini rasio sebesar 0,341.
Di sisi investasi, realisasi investasi mencapai Rp10,1 triliun atau 109 persen dari target Rp9,3 triliun yang ditetapkan pemerintah.
Pemerintah juga terus memperkuat sektor pariwisata melalui revitalisasi sejumlah destinasi unggulan, termasuk Sumaru Endo di Remboken dan Bukit Kasih Kanonang. Sementara itu, penetapan 63 blok Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
Program Makan Bergizi Gratis terus diperluas dengan 162 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi, dimana 148 di antaranya sudah aktif melayani distribusi makanan bergizi kepada masyarakat.
Dalam mendukung ketahanan pangan, pemerintah membuka sekitar 8.000 hektare lahan sawah baru. Langkah ini menjadi strategi penting untuk memperkuat produksi pangan daerah dan mendukung program swasembada pangan nasional.
Pemerintah Provinsi Sulut juga menaikkan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2026 menjadi Rp4.002.630 sebagai bentuk komitmen meningkatkan kesejahteraan para pekerja.
Di bidang infrastruktur dan tata ruang, revisi Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) berhasil diselesaikan, bersamaan dengan kelanjutan pembangunan Tahap IV Jalan Manado Outer Ring Road (MORR) III yang menjadi proyek strategis daerah.
Sementara itu, Gerakan Pangan Murah terus digelar di seluruh kabupaten dan kota guna menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Pemerintah juga berhasil menghadirkan layanan listrik 24 jam di tujuh pulau yang berada di wilayah Kabupaten Minahasa Utara, Kepulauan Sitaro dan Kepulauan Talaud.
Pada sektor sosial dan kebudayaan, revitalisasi Museum Provinsi Sulawesi Utara terus dilakukan untuk melestarikan warisan budaya daerah. Selain itu, pemerintah membangun hunian tetap bagi warga terdampak erupsi Gunung Ruang yang direlokasi ke Desa Modisi, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.
Sepanjang tahun 2025, berbagai penghargaan turut diraih Pemprov Sulut. Di antaranya predikat Kepatuhan Pelayanan Publik Kategori Kualitas Baik dari Ombudsman, Pemerintah Provinsi Terbaik I dalam penyusunan Dokumen Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025-2029, serta peringkat ketiga terbaik se-Sulawesi dalam implementasi percepatan dan perluasan digitalisasi daerah.
Beragam capaian tersebut menjadi bukti komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam mempercepat pembangunan yang berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat daya saing daerah di tingkat nasional maupun internasional.









