Singkirkan Afrika Selatan, Kanada Ukir Sejarah Lolos ke 16 Besar Piala Dunia untuk Pertama Kali

Olahraga24 Dilihat

LOS ANGELES, SASTALPOS.COM — Tim nasional putra Kanada resmi mengukir tinta emas dalam sejarah sepak bola mereka. Menghadapi Afrika Selatan di babak 32 besar Piala Dunia 2026, skuad asuhan Jesse Marsch sukses memetik kemenangan tipis 1-0 berkat gol dramatis di masa injury time.

​Hasil pertandingan yang digelar di Los Angeles Stadium, California, pada Senin (29/6/2026) pukul 03:00 WIB ini sekaligus memastikan Kanada sebagai negara pertama yang resmi lolos ke babak 16 besar pada turnamen edisi format baru 48 tim ini.

Melansir catatan dari media olahraga terkemuka The Athletic, keberhasilan menembus babak 16 besar ini merupakan sebuah lompatan raksasa bagi sepak bola Kanada setelah menanti selama empat dekade.

​Sebelum edisi 2026, tim nasional putra Kanada hanya pernah lolos ke putaran final Piala Dunia sebanyak dua kali, dan keduanya berakhir dengan status “juru kunci” di fase grup tanpa mengemas satu poin pun

Jalannya Laga: Dominasi yang Sempat Frustrasi

​Berdasarkan laporan pertandingan resmi dari FIFA, Kanada tampil dominan sejak menit awal dengan melepaskan total 14 tembakan, di mana 7 di antaranya mengarah tepat ke gawang. Namun, ketangguhan lini belakang Afrika Selatan yang dikomandoi kiper Ronwen Williams sempat membuat barisan depan Kanada frustrasi.

Baca juga:  Hattrick Magis Lionel Messi: Hancurkan Aljazair 3-0, Samai Rekor Top Skor Sepanjang Masa Klose!

​Di penghujung babak pertama, Kanada sempat memiliki peluang emas lewat sundulan Moïse Bombito yang disapu di garis gawang oleh bek Aubrey Modiba, disusul penyelamatan gemilang Williams yang menggagalkan sontekan Tajon Buchanan. Masuknya kapten Alphonso Davies pada menit ke-75 menambah daya gedor Kanada, namun kokohnya pertahanan Bafana Bafana memaksa laga seolah akan berlanjut ke babak tambahan waktu.

Drama Menit Akhir dan Gol Bersejarah

​Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-90+2. Berawal dari sapuan barisan bertahan Afrika Selatan yang kurang sempurna, bola liar mengarah ke depan kotak penalti. Gelandang andalan Kanada, Stephen Eustáquio, mengontrol bola dengan dadanya sebelum melepaskan tembakan voli mendatar yang bersarang mulus ke pojok bawah gawang Ronwen Williams.

​Melansir dari media Kanada Sportsnet, Eustáquio tetap merendah usai menjadi pahlawan kemenangan negaranya.

Baca juga:  Cetak Sejarah, Gol Yoane Wissa Gagalkan Ambisi Poin Penuh Portugal atas RD Kongo

​”Saya sangat bahagia bisa mencetak gol dan membantu tim. Namun untuk tendangan itu, saya merasa seluruh tim ikut menendang bola tersebut bersama saya. Kami sangat percaya pada pertandingan ini dan hari ini kami menciptakan sejarah,” ujar Eustáquio dalam wawancara pascalaga kepada Sportsnet.

​Pujian senada mengalir dari pelatih kepala Kanada, Jesse Marsch. Melalui kutipan langsung yang dirilis oleh Sky Sports, Marsch menyebut para pemainnya telah bertransformasi menjadi pahlawan bagi generasi baru di negaranya.

​”Kalian telah menunjukkan karakter luar biasa, kalian adalah pahlawan Kanada sekarang. Pahlawan Kanada untuk anak-anak masa depan di negara ini. Olahraga ini punya masa depan besar karena kalian semua,” ucap Marsch emosional di hadapan anak asuhnya.

​Dengan hasil ini, perjalanan bersejarah Les Rouges akan berlanjut ke babak 16 besar yang dijadwalkan berlangsung di Houston Stadium pada 4 Juli mendatang, menanti pemenang dari laga antara Belanda dan Maroko.*

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Sastal Pos di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP