SULUT.SASTALPOS.COM- Tim Second Fleet Quick Respon (SFQR) Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tahuna bekerja sama dengan Tim Intelijen Lantamal VIII Manado berhasil menggagalkan upaya penyelundupan kosmetik ilegal di wilayah perairan Pulau Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara, pada Rabu dini hari (21/5/2025).
Barang ilegal tersebut diketahui merupakan produk skincare merek Berlian asal Filipina.
Aksi penggagalan bermula dari laporan intelijen yang mengidentifikasi pergerakan mencurigakan sebuah kapal jenis pumboat yang diduga mengangkut muatan ilegal menuju perairan Kepulauan Sangihe.
Merespons informasi tersebut, tim gabungan segera melakukan patroli intensif dengan menggunakan kapal cepat Rigid Buoyancy Boat (RBB) milik Lanal Tahuna.
Sekitar pukul 03.15 WITA, tim berhasil mengintersepsi kapal bernama KM. Cieend yang memiliki kapasitas 4 GT dan digerakkan oleh empat mesin berkekuatan 18 PK.
Kapal tersebut diawaki oleh empat orang anak buah kapal (ABK) yang langsung diamankan dan diarahkan ke Pangkalan Lanal Tahuna untuk pemeriksaan lanjutan.
Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan 61 kardus berisi produk skincare merek Berlian yang tidak memiliki izin edar di Indonesia. Selain itu, turut ditemukan 12 bungkus pakan ayam, 2 kaleng lem epoksi, 11 strip obat ayam, 6 botol vitamin ayam, serta 3 kotak vitamin suntik ayam.
Komandan Lanal Tahuna, Kolonel Laut (P) Surya Ari Muryanto, CTMP., CHRMP., menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan implementasi langsung dari arahan Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL), Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, yang menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan respon cepat terhadap ancaman keamanan maritim.
“Penggagalan ini menjadi bukti nyata komitmen TNI AL dalam menjaga kedaulatan laut nasional dari penyelundupan, perompakan, pencurian ikan, dan kegiatan ilegal lainnya,” tegas Kolonel Surya.
Saat ini, seluruh ABK beserta barang bukti diamankan di Lanal Tahuna guna proses hukum lebih lanjut. Upaya ini menunjukkan sinergi dan profesionalisme TNI AL dalam menegakkan hukum di wilayah perairan perbatasan negara. (Jy)




