by

Penemuan Mayat Perempuan Asal Kawaluso, Diduga Kecanduan Miras

SANGIHE, SASTALPos.com – Rabu, (26/8/2020) sekitar pukul 05.30 wita Kelurahan Sawang Bendar khusunya Kompleks Towo’e Kecamatan Tahuna Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara dihebohkan dengan ditemukannya mayat perempuan Troce Sarageti (56) asal Kampung Kawaluso.

Mayat Troce ini ditemukan oleh sejumlah saksi yang kebetulan pada saat itu melintas di jalan dekat jembatan Tito, dimana saksi pertama Timothius Sanggil, (30) karyawan PLN asal warga kelurahan Manente Tahuna ketika mengantar saudaranya yang ingin berangkat ke Pulau Para  Kecamatan Tatoareng sekira pukul 04.15 wita, sudah melihat/menemukan Korban tergelatak di Jalan Towo’e Atas ( dekat kompleks jembatan tito).

Hal senada juga disampaikan  oleh saksi kedua Elbet Mokodompis , (46) warga Kompleks Towo’e Kel. Sawang Bendar menerangkan bahwa Pada saat ingin membuang air,  kemudian melihat seseorang terbaring di Lorong Jalan Belakang Kompleks dekat jembatan Tito, Saksi juga menerangkan bahwa Korban setiap malam mabuk mabukan ( mengkomsumsi minuman keras) dan memiliki kelainan mental.

Menurut salah satu pemilik warung dekat dengan TKP Jefli Mamuno (45 ) menerangkan bahwa korban tersebut setiap malam mengkomsumsi minuman keras dan berpindah pindah tempat. Dan korban Selama ini Tinggal di rumah saudaranya yang beralamat Kompleks Towo’e Kelurahan Sawang Bendar,

” korban memiliki 2 Saudara Kandung Harol Suku dan Patras Sarageti,  Tempat di kompleks Towo’e,” paparnya.

Sejumlah warga sekitar rumah korban mengatakan dimana korban mengalami ketergatungan alkohol, sehingga setiap harinya mengkomsumsi minuman keras dan juga Korban memiliki gangguan mental.

” kami tahu, memang korban ketergantungan
Miras dan dirinya memiliki gangguan mental,” ungkap sejumlah warga.

Sementara pihak Polres Sangihe, langsung turun ke TKP dan melakukan olah TKP serta melakukan upaya untuk dilakukan outopsi terhadap korban, namun di tolak oleh pihak keluarga,

” dari keterangan sejumlah saksi dan warga sekitar sangat dimungkinkan korban sudah mengkomsumsi minuman keras( Mabuk) dan terjatuh, serta memiliki riwayat penyakit. Dan pihak keluarga sudah menandatanggani berita acara penolakan outopsi,” tandas Kapolres Sangihe Tony Budhi Susetyo SIK.

Penulis : Gun

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed