Kapolres Sangihe ‘ Ancam ‘ Ketua LP – KPK Komcab Sangihe, Hadir Dalam Penyampaian Aspirasi di DPRD Sangihe

SANGIHE, SASTALPos.com – Ketegangan antara Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP Tony Budhi Susetyo, SIK dengan Ketua Lembaga Pengawal Kebijakan Pemerintah Dan Keadilan (LP-KPK) Komcab Sangihe Johan F Lukas. Berawal dari surat pemberitahuan penyampaian aspirasi keterwakilan 7 kampung di DPRD Kabupaten Sangihe, Jumat, (16/10/2020).

Kejadian ini terjadi pagi tadi sekitar pukul 09 : 30 Wita di rumah Johan F Lukas yang juga sekaligus sekretariat LP – KPK Sangihe di kelurahan Tona II kecamatan Tahuna Timur.

Menurut Lukas, dirinya sementara ganti baju, tiba – tiba ada tamu yang ternyata KBO Intel Polres Sangihe dan mengatakan ada kapolres di teras rumah.

” saya langsung membuka pintu lebar – lebar dengan hormat mempersilahkan Pak Kapolres untuk masuk namun dirinya menolak, dan langsung menunjuk – nujuk saya, dengan mengatakan kalau saya hadir di DPRD dan membawa massa, akan diproses, ” tutur Lukas yang saat itu disaksikan oleh tiga orang tamu yang ada di rumahnya

Baca juga:  PSSI Sangihe Gelar Kompetisi KU 10 dan KU 12

Dikatakannya, pada saat itu saya menanyakan apakah bapak mengancam saya ? Kapolres menjawab betul saya mengancam kamu dan akan diproses. Bahkan sampai memegang pakat yang menepel di baju dinas sambil mengatakan ” pangkat dan jabatan saya taruhannya’.

” saya keberatan, karena diancam seperti itu,” tegas Lukas yang juga seraya menyampaikan sudah ada komunikasi baik dengan Kapolres ketika dirinya diruang rapat di DPRD tadi.

Kapolres Sangihe AKBP Tony Budhi Susetyo, SIK ketika di konfirmasi mengatakan dirinya akan proses apabila melanggar protokol kesehatan dengan membuat kerumunan, kalau menyampaikan aspirasi tidak perlu berkerumun yang berpotensi menimbulkan klaster baru akan kami bubarkan.

Baca juga:  Melalui APBD Sangihe Tahun 2023, 86 Organisasi Ini Terima Dana Hibah Dan Rumah Ibadah

” Itu sudah sesuai aturan yang ada ! Kalau hanya perwakilan, akan kami kawal dengan aman. Dan saya pertaruhkan pangkat dan jabatan saya. Semua itu untuk keselamatan dan kepentingan yang lebih besar,” tegas Kapolres.

Disinggung soal kehadirannya di rumah ketua LP – LPK. Kapolres mengatakan itu karena sejak tadi malam yang bersangkutan masih bertekad untuk membawa massa.

” Maka saya turun langsung menyampaikan apabila tetap membawa massa akan saya proses!,” tandasnya.

Penulis : Gun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *