Mendorong Kreativitas WBP, Kalapas Tamako Pantau Langsung Pembuatan Kerajinan Tangan. 

SANGIHE SASTALPOS. COM- Tamako – Jumat (12/05/2023) Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Tamako Kanwil Kemenkumham Sulawesi Utara (Widodo) memantau langsung pelaksanaan pembinaan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yaitu pembuatan kerajinan tangan alat musik Keroncong (Ukulele).

Dalam pemantauannya, Widodo menyampaikan kepada narapidana untuk bekerja dengan tulus, ikhlas dan cerdas sambil mengasa keterampilan dalam pembuatan kerajinan tangan. “Saudara-saudara di sini harus bekerja dengan tulus, ikhlas, dan cerdas sambil mengasa keterampilan dalam pembuatan kerajinan tangan karena dengan demikian saudara-saudara akan mendapat pengalaman berharga yang nanti dibawah setelah bebas, sehingga dapat hidup produktif di tengah masyarakat dan keluarga,” ujar Widodo

Baca juga:  Benhur Takasihaeng ; Selamat Kepada PJ Bupati Sangihe

Kalapas berharap dengan dilaksanakannya kegiatan pembinaan kemandirian berupa pembuatan kerajinan tangan untuk warga binaan ini, dapat memberikan dampak positif untuk mereka yang sedang menjalani masa pidana di Lapas Tamako.

Ia juga mengatakan produk hasil kerajinan tangan warga binaan akan dijual dan dipajang di depan Kantor Lapas Tamako dan akan juga diposting di media sosial internal Lapas Tamako. “Hasil dari karya warga binaan ini, kami akan jual baik di media sosial maupun akan dipajang di depan kantor” ucap Widodo.

Widodo menambahkan bahwa nantinya hasil dari penjualan produk warga binaan ini akan disetorkan ke negara sebagai PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) setelah dipotong modal dan premi guna mendukung target PNBP di Tahun 2023.

Baca juga:  Tim Deprov Sulut Minta Masukan Terkait Ranperda Disabilitas di DPRD Sangihe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *