Rinny Tamuntuan Serahkan Remisi Umum Kepada Warga Binaan Kelas II B Lapas Tahuna

SANGIHE.SASTALPOS.COM- Di momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 78 Tahun, penjabat Bupati Sangihe dr. Rinny Tamuntuan Sambangi Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Tahuna, Kamis (17-8/2023).

Kunjungan Rinny Tamuntuan di Lapas tersebut dalam rangka menyerahkan Secara Langsung remisi umum Kepada 99 Warga Binaan.

Terpantau  di lokasi, Penjabat Bupati Perempuan ini didampingi Kepala Lapas Kelas IIB Tahuna, Suharno, Rinny Tamuntuan menyerahkan secara langsung SK Remisi Umum kepada 2 orang perwakilan.

Dalam Sambutanya, Rinny Tamuntuan membacakan amanat Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly Bertepatan dengan Peringatan Hari Ulang Tahun ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Pemerintah pada hari ini memberikan remisi kepada 175.510 orang Narapidana teridiri dari yang mendapat Remisi Umum I (pengurangan sebagian) sebanyak 172.904 orang dan yang mendapat Remisi Umum II, di mana setelah mendapatkan Remisi ini dinyatakan langsung bebas sebanyak 2.606 orang,”

Baca juga:  Hotel Hayana, Jadi Hunian Representatif di Kepulauan Sangihe

Sementara itu, Suharno Kepala Lapas Kelas IIB Tahuna  mengatakan bahwa penyerahan Remisi Umum ini disambut bahagia oleh Warga Binaan.

“Hari ini sejumlah 98 orang Narapidana mendapatkan Remisi Umum I dan 1 orang Narapidana mendapatkan Remisi Umum II. Ini merupakan suatu keberhasilan dalam rangka pembinaan, karena pembinaan kami mengedepankan kekeluargaan dan mewujudkan warga binaan agar bisa tertib, taat hukum, memiliki keterampilan dan siap untuk kembali kekeluarga serta masyarakat seutuhnya dan berguna bagi pembangunan bangsa ini,” Kata Kalapas.

Lebih lanjut jelas Suharno menyampaikan , Untuk Narapidana yang mendapatkan Remisi Umum yakni pengurangan hukuman dari 1 hingga 6 bulan dan sebagai pembina saya merasa bangga, artinya pembinaan kami berhasil sehingga mereka bisa mendapatkan remisi.

Baca juga:  Breaking News! Renaldy Makatipude Pembukaan Kemenangan Cabor Pencak Silat di Babak Pertama

“Remisi ini bukanlah semata-mata obral untuk pengurangan hukuman, tetapi ini merupakan reward bagi Warga Binaan yang dinilai dengan baik melalui Sistem Penilaian Pembinaan Narapidana (SPPN) melalui Teknologi Informasi sehingga mereka mempunyai hak untuk mendapatkan Remisi,” Jelasnya.

“Kedepan kami akan meningkatkan pembinaan kepribadian warga binaan dalam hal keagamaan agar warga binaan mengalami konseling dan pendekatan secara pribadi supaya mereka bisa menjadi pribadi yang semakin baik lagi,” Pungkas suharno.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *