Ronny Sompie Ajak Generasi Muda Tampungan Lawo Lestarikan Kearifan Lokal

 

Nusa Utara, SASTALPOS.COM — Perjalanan Irjen Pol (Purn) Dr Ronny Franky Sompie SH MH ke Jazirah Utara, berlanjut ke negeri Tampungan Lawo. 

Di Negeri kerajaan tersebut, Bacaleg DPR-RI Partai Golkar dari Dapil Sulut ini memilih ikut merasakan peradaban dan kebudayaan produk lokal.

Disana ada produk lokal Sagu menjadi bahan Mie yang diproduksi di Desa Karatung Kecamatan Manganitu dan produksi minyak kelapa dengan label market ‘Lana Bango’ hasil olahan tiga Kelompok Usaha Bersama (KSB) di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Yaitu Kelurahan Angges, Bumdes Kalebube I dan Kelompok Bethesda Tahuna Timur.

Baca juga:  Pembangunan Jalan Oleh TMMD Ke-106 Berdampak Positif Bagi Peningkatan Ekonomi Warga

“Ini membuktikan bahwa mengkonsumsi makanan dan produk lokal lainnya berarti mencintai dan menghargai budaya daerah kita yakni Kabupaten Kepulauan Sangihe,” kata Irjen Pol (Purn) Dr. Ronny Franky Sompie, SH.MH. Kamis (10/08/23)

Untuk itu selaku Pemerhati Pariwisata di Sulut, Irjen Pol (Pur) Ronny Sompie, mengajak kepada seluruh warga Nusa Utara di Kabupaten Kepulauan Sangihe, agar terus melestarikan dan mencintai kearifan lokal, yakni produk-produk budaya lokal seperti minyak kelapa Lana Bango dan Sagu dalam olahan menjadi bahan Mie.

“Bahwa nilai-nilai kultur dalam kearifan lokal yang luhur akan menjadi penjaga awetnya kepekaan sosial sehingga solidaritas sosial akan bisa dilestarikan. Karena implementasi kearifan lokal perlu adanya proses adaptasi praktis dengan tidak mengabaikan nilai esensi dari kearifan lokal dan kearifan lokal mengandung tata kehidupan tradisional,” pungkas Mantan Dirjen Imigrasi Kemenkumham.

Baca juga:  11 Puskesmas di Sangihe Terima Sertifikat Akreditasi, Ini Penjelasan Pasandaran

(***/ADV)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *