SANGIHE.SASTALPOS.COM- Kawula muda Sangihe semakin menunjukkan kepedulian mereka terhadap situasi politik yang kian memanas menjelang Pilkada 2024. Di tengah perdebatan dan dinamika yang terjadi, kelompok muda ini memilih untuk mengadakan diskusi bertajuk ““Quo Vadis Sangihe? Akan kemanakah Sangihe ke Depan?”. Tema ini mencerminkan kekhawatiran sekaligus harapan kaum muda terhadap arah pembangunan Sangihe di masa mendatang.
Meski KPU Sangihe belum menetapkan calon resmi, empat pasangan calon telah didaftarkan oleh partai pengusung masing-masing untuk bertarung di Pilkada 2024. Nama-nama calon ini menjadi pusat perhatian publik, terutama bagi kawula muda yang berharap pemimpin baru mampu membawa perubahan signifikan bagi daerah kepulauan ini.
Ronny Serang Salah salah satu tokoh muda masyarakat menyampaikan pandangannya terkait Pilkada mendatang. ia menekankan bahwa dalam politik, yang terpenting bukanlah mencari sosok yang sempurna, melainkan pemimpin yang siap melayani.
” Dalam politik, kita tidak mencari yang sempurna tetapi yang melayani,”Ujar Serang dalam diskusi.
Diskusi ini diharapkan bisa menjadi jembatan antara generasi muda dan calon pemimpin, serta membantu kawula muda dalam memahami visi dan misi yang diusung oleh masing-masing calon. Para peserta diskusi juga menegaskan pentingnya keterlibatan pemuda dalam politik, karena masa depan Sangihe tidak terlepas dari peran generasi penerus.
Lebih lanjut serang menyampaikan Dengan tajuk “Quo Vadis Sangihe?”, diskusi ini membuka ruang dialog tentang berbagai isu strategis yang dihadapi Sangihe, termasuk pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga pemanfaatan potensi maritim yang belum optimal.
“Kawula muda berharap, Pilkada 2024 ini bukan hanya menjadi ajang perebutan kekuasaan, tetapi juga menjadi momentum perubahan nyata bagi masyarakat Sangihe” Pungkasnya (JB)




