SANGIHE, Sastalpos.com – Mantan anggota DPRD Sulawesi Utara dan DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe, Marvel Dicky Makagansa (MDM) , menyampaikan ucapan selamat atas satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Michael Thungari dan Tendris Bulahari. 20 Februari 2026.
Dalam pernyataannya, Makagansa menyebut momentum satu tahun kepemimpinan dengan tagline “Membara” sebagai fase awal yang menunjukkan dedikasi, kerja keras, dan semangat muda dalam membangun daerah.
Ia menilai sejumlah capaian, seperti peresmian GOR Membara serta penyelesaian beberapa infrastruktur dan program prioritas lainnya, menjadi langkah awal yang visioner dalam masa kepemimpinan keduanya.
“Selamat atas perjalanan satu tahun yang penuh dedikasi dan kerja keras. Berbagai program yang telah dirintis menjadi bukti bahwa kepemimpinan ini dimulai dengan langkah yang baik,” ujarnya.
Meski demikian, Makagansa juga menyampaikan sejumlah catatan sebagai bentuk kritik membangun. Ia berharap arah kebijakan ke depan semakin menitikberatkan pada pemberdayaan ekonomi kerakyatan yang kuat dan berkelanjutan.
Menurutnya, sektor-sektor riil yang telah lama menjadi penopang ekonomi masyarakat Sangihe seperti perikanan, pertanian, dan pertambangan rakyat perlu didorong lebih optimal. Selain itu, pengembangan pariwisata berbasis masyarakat (community-based tourism) dinilai penting untuk menciptakan nilai tambah ekonomi di tingkat lokal.
Ia juga mendorong peningkatan nilai tambah produk perikanan, pertanian, dan UMKM lokal, serta penyediaan program pelatihan keterampilan yang relevan dengan sektor unggulan daerah. Langkah tersebut, kata dia, diharapkan mampu membuka lapangan kerja dan mengurangi ketergantungan generasi muda untuk merantau ke luar daerah.
“Kemandirian ekonomi harus menjadi prioritas agar Sangihe tidak terus bergantung pada bantuan pusat, tetapi mampu berdiri kokoh dengan potensi alam dan sumber daya manusianya sendiri,” tegasnya.
Di sisi lain, Makagansa mengingatkan agar pembangunan ekonomi tidak mengesampingkan nilai-nilai budaya, adat, dan istiadat yang menjadi identitas masyarakat Sangihe. Ia menilai budaya dan adat harus menjadi fondasi dalam setiap kebijakan pembangunan, termasuk dalam pengembangan pariwisata budaya, ekonomi kreatif berbasis warisan leluhur, pelestarian bahasa dan tarian tradisional, serta pelibatan tokoh adat dan tokoh agama dalam proses pembangunan.
Menurutnya, keseimbangan antara kemajuan ekonomi dan pelestarian budaya akan menjadikan Sangihe tidak hanya maju secara materi, tetapi juga kuat secara rohani dan kultural.
Ia pun berharap Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan kekuatan, kesehatan, dan kebijaksanaan kepada Bupati dan Wakil Bupati dalam menjalankan amanah kepemimpinan.
“Semoga tahun-tahun mendatang semakin baik untuk kemajuan Sangihe yang sejahtera, mandiri, dan berbudaya,” pungkasnya.
Editor : Gunfanus Takalawangeng








