Persiapan Mudik 2026, Menko AHY Targetkan Konektivitas Jalur Utama Tetap Terjaga

Berita, Nasional489 Dilihat

JAKARTA, SASTALPOS.COM – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan komitmen pemerintah dalam menjamin kelancaran arus mudik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah. Menko AHY memimpin koordinasi lintas sektoral untuk memastikan kesiapan seluruh jalur mudik nasional.

​Dalam keterangannya kepada media saat meninjau Command Center di Jakarta, Sabtu (14/3), Menko AHY memberikan pernyataan resmi mengenai strategi pemerintah tahun ini.

​”Fokus utama kami adalah memastikan konektivitas antarwilayah tetap terjaga tanpa kendala berarti. Dengan prediksi 143 juta orang yang akan bergerak, sinkronisasi antara perbaikan jalan arteri dan optimalisasi jalan tol menjadi harga mati. Kami ingin masyarakat tidak hanya sampai di tujuan, tapi sampai dengan selamat dan nyaman,” ujar Menko AHY sebagaimana dikutip dari laporan Kompas.com.

Baca juga:  Presiden Prabowo Salat Idulfitri 1447 H di Aceh Tamiang, Ini Pesannya untuk Masyarakat

​Beliau juga menambahkan mengenai kebijakan insentif tarif untuk mengurai kepadatan.

“Kami mengoordinasikan pemberlakuan diskon tarif tol sebesar 30% lebih awal, yakni pada 15–16 Maret, agar beban arus lalu lintas tidak menumpuk hanya pada hari puncak,” tambahnya dalam kutipan yang dilansir CNN Indonesia.

Berdasarkan data hasil survei Badan Kebijakan Transportasi (BKT) yang dirilis melalui Antara News, puncak arus mudik diperkirakan jatuh pada 16–18 Maret 2026.

Pemerintah telah menyiagakan ribuan personel gabungan untuk mengantisipasi titik-titik rawan kemacetan, terutama di jalur Trans Jawa dan Trans Sumatera.

Baca juga:  Peduli Wilayah Binaan, Babinsa Marore Bagikan Masker Kepada Warga

​Selain infrastruktur darat, Menko AHY menyoroti kesiapan moda transportasi laut. Mengutip laporan dari Tempo.co, PT Pelni telah menyiagakan armada tambahan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang di wilayah kepulauan, termasuk koordinasi ketat di pelabuhan-pelabuhan utama guna mencegah penumpukan penumpang.*

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Sastal Pos di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP