14 Penumpang Tewas dalam Tragedi Tabrakan Maut KA Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur

Berita, Nasional3036 Dilihat

BEKASI, SASTALPOS.COM — Dunia perkeretaapian tanah air berduka. Tragedi besar terjadi di lintasan Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam (27/4/2026) yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line. Insiden ini mengakibatkan belasan nyawa melayang dan puluhan lainnya luka-luka.

Data Korban dan Kondisi Lapangan

​Berdasarkan laporan resmi yang dihimpun dari Kompas.com, jumlah korban meninggal dunia hingga Selasa pagi telah mencapai 14 orang. Seluruh korban jiwa merupakan penumpang KRL yang berada di rangkaian gerbong belakang yang ringsek akibat hantaman keras.

​”Data sementara yang kami terima, ada 14 korban meninggal dunia dan sudah dievakuasi ke RSUD Kota Bekasi,” tulis laporan Kompas.com mengutip petugas di lapangan.

Baca juga:  Danlanal Tahuna Dampingi Pangkoarmada RI Tinjau Lokasi Bencana Banjir Bandang di Pulau Siau

​Sementara itu, CNBC Indonesia melaporkan terdapat sekitar 84 orang mengalami luka-luka baik ringan maupun berat. Para korban luka saat ini tersebar di beberapa rumah sakit, di antaranya RSUD Bekasi dan RS Primaya Bekasi Timur.

Kronologi dan Penyebab

​Mengutip laporan dari CNN Indonesia, kecelakaan terjadi sekitar pukul 20.52 WIB. Peristiwa bermula saat KRL relasi Jakarta-Cikarang berhenti di jalur karena adanya gangguan teknis. Namun, dari arah belakang, KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya tetap melaju hingga menabrak bagian belakang KRL.

​Direktur Utama PT KAI, dalam kutipannya di detik, menjelaskan bahwa ada dugaan gangguan sistem persinyalan yang dipicu oleh insiden taksi mogok di perlintasan sebidang Bulak Kapal tak jauh dari lokasi, yang kemudian berdampak pada komunikasi antar-kereta di jalur tersebut.

Baca juga:  Giat Metiwo PJ Bupati Sangihe Perkuat Sinergitas Untuk Sangihe Lebih Baik, Tamuntuan; Saya Berterimakasih

Dampak Operasional

​Pihak KAI secara resmi telah membatalkan perjalanan sedikitnya 13 kereta api jarak jauh pada hari ini, Selasa (28/4/2026). Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, melalui VIVA.co.id, menyampaikan permohonan maaf yang mendalam.

​”Kami fokus pada evakuasi dan normalisasi jalur. Penumpang yang terdampak pembatalan dapat melakukan refund tiket 100%,” ujar Anne Purba.

​Saat ini, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sudah berada di lokasi untuk memulai investigasi mendalam guna mengungkap fakta teknis di balik tragedi memilukan ini.*

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Sastal Pos di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP