BBM Mulai Langka di Pulau Siau, Kapal Pengangkut Rusak dan Tertahan Izin Pertamina

Berita, Sitaro4102 Dilihat

SITARO, SASTALPOS.COM – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) mulai dirasakan masyarakat di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, akibat keterlambatan distribusi dari kapal pengangkut.

Sejumlah Agen Premium dan Minyak Solar (APMS) dilaporkan mengalami penurunan stok signifikan, bahkan memicu antrean panjang warga untuk mendapatkan BBM.

Kepala Bagian Ekonomi Setda Sitaro, Jelin Langitan, mengungkapkan bahwa hambatan distribusi dipicu oleh kendala teknis dan administrasi pada kapal pengangkut.

“Pasokan BBM ke wilayah Siau belum dapat masuk sesuai jadwal akibat keterlambatan kapal, sehingga stok yang tersedia mulai terbatas,” jelasnya.

Baca juga:  Gelar Vaksinasi, Puskesmas Manente Bagi Dua Gelombang

Kapal Rusak dan Tertahan Proses Izin

Diketahui, kapal pengangkut BBM Vellario mengalami kerusakan pada bagian gearbox mesin sehingga belum dapat melanjutkan pelayaran.

Sementara itu, kapal Keiyo masih tertahan karena belum mengantongi persetujuan keselamatan dari Pertamina.

Proses tersebut mencakup tahapan safety approval serta vetting oleh tim PIS dan HSSE Pertamina, terkait kelengkapan dokumen kapal yang dilaporkan telah kedaluwarsa.

Pemda Imbau Warga Tetap Tenang

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro terus melakukan koordinasi intensif dengan pihak terkait guna mempercepat normalisasi distribusi BBM.

“Pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan Pertamina, operator kapal, dan pihak APMS agar distribusi segera kembali normal,” tambah Jelin.

Baca juga:  Kerja Nyata untuk Sitaro, Bupati Chyntia Kalangit Realisasikan Program Perumahan hingga Energi

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang serta menggunakan BBM secara bijak selama masa keterbatasan pasokan.

Diharapkan proses perbaikan kapal serta penyelesaian administrasi keselamatan dapat segera rampung agar distribusi BBM kembali lancar di wilayah kepulauan.

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Sastal Pos di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP