SASTALPOS.COM, TALAUD — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud kembali menunjukkan keberpihakannya kepada rakyat kecil. Bupati Kepulauan Talaud Welly Titah bersama Wakil Bupati Anisya G. Bambungan, SE secara resmi melaunching penyaluran Bantuan Pangan Tahun 2026 berupa beras dan minyak goreng untuk alokasi bulan Februari dan Maret.
Peluncuran program strategis pro-rakyat ini dilaksanakan di Gudang Dolog Kiama, Jumat (24/4/2026), dan turut dihadiri Sekretaris Daerah, jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Staf Khusus Bupati, serta perwakilan Bulog.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Talaud dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, menekan laju inflasi, sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat di wilayah perbatasan. Komitmen Bupati Welly Titah dalam menghadirkan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat memang terus ditegaskan dalam berbagai agenda pemerintahan sepanjang tahun 2026.
Dalam penyaluran kali ini, total bantuan yang disalurkan mencapai 218.640 kilogram beras dan 43.728 liter minyak goreng yang akan didistribusikan ke 153 desa dan kelurahan di seluruh Kabupaten Kepulauan Talaud.
Sebanyak 10.932 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dipastikan menerima masing-masing 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.
Bupati Talaud, Welly Titah, menegaskan bahwa bantuan pangan ini bukan sekadar program seremonial, melainkan bukti nyata kehadiran pemerintah di tengah tekanan ekonomi yang masih dirasakan masyarakat.
“Pemerintah harus hadir ketika rakyat membutuhkan. Bantuan pangan ini adalah bentuk kepedulian dan tanggung jawab kami agar masyarakat Talaud tetap kuat menghadapi situasi ekonomi saat ini. Jangan dilihat dari besar kecilnya bantuan, tetapi dari niat pemerintah untuk terus bersama rakyat,” tegas Welly Titah.
Menurut Bupati, program ini juga menjadi instrumen penting untuk menjaga daya beli masyarakat serta memastikan tidak ada warga yang kesulitan memenuhi kebutuhan dasar pangan.
“Kami ingin memastikan beras dan minyak goreng ini benar-benar sampai ke tangan masyarakat yang berhak. Karena itu distribusi kami kawal ketat bersama Bulog. Tidak boleh ada penyimpangan, tidak boleh ada permainan. Hak rakyat harus sampai kepada rakyat,” ujar Bupati dengan nada tegas.
Pemerintah Daerah Talaud sendiri telah membangun koordinasi intensif dengan pihak Bulog agar proses penyaluran berlangsung tertib, lancar, dan tepat sasaran.
Wakil Bupati Anisya G. Bambungan menambahkan bahwa sinergi seluruh perangkat daerah sangat dibutuhkan agar bantuan ini bisa dirasakan manfaatnya secara maksimal oleh masyarakat hingga ke wilayah kepulauan terluar.
Sementara itu, Bupati Welly Titah kembali mengajak seluruh aparatur pemerintah, pemerintah kecamatan, hingga pemerintah desa untuk bersama-sama mengawal distribusi bantuan ini sebagai bentuk pelayanan nyata kepada masyarakat.
“Semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan kebersamaan harus menjadi kekuatan kita. Saya ingin seluruh jajaran pemerintah memastikan rakyat Talaud merasakan bahwa pemerintah bekerja untuk mereka,” tandasnya.
Diketahui, sejak awal masa kepemimpinannya, Welly Titah konsisten mendorong berbagai program bantuan sektor pangan, perikanan, perumahan hingga penanganan warga terdampak bencana sebagai bagian dari agenda besar peningkatan kesejahteraan masyarakat Talaud.
Dengan launching bantuan pangan ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud berharap beban ekonomi masyarakat dapat berkurang sekaligus menjadi bantalan sosial dalam menjaga kestabilan kehidupan warga di Bumi Porodisa.





