Gubernur Sulut Yulius Selvanus Ingatkan Etika Jurnalistik Saat Pelantikan Pengurus PWI Sulut 2026-2031

Berita, Manado1419 Dilihat

MANADO, sastalpos.com — Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus mengingatkan pentingnya etika jurnalistik dan profesionalisme pers saat menghadiri pelantikan Kepengurusan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi Utara masa bakti 2026-2031, di Hotel Sintesa Peninsula Manado, Rabu (13/5/2026).

Pelantikan tersebut dipimpin langsung Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia Pusat, Akhmad Munir, sekaligus menandai sejarah baru dengan terpilihnya Sintya Bojoh sebagai perempuan pertama yang memimpin PWI Sulut.

Dalam sambutannya, Gubernur Yulius menegaskan dirinya tidak anti kritik, selama kritik yang disampaikan berdasarkan data serta memahami konteks kebijakan pemerintah daerah.

Menurutnya, insan pers juga perlu memahami dokumen penting daerah seperti RPJMD dan APBD agar pemberitaan tetap proporsional dan mendidik masyarakat.

“Koreksi boleh, tapi jangan menghina. Gubernur juga punya keluarga. Gunakan etika jurnalistik dan jaga keseimbangan dalam pemberitaan. Jangan hanya berita negatif saja yang diangkat, berita positif pun harus diberitakan secara seimbang agar masyarakat mendapat informasi yang utuh,” tegas Yulius Selvanus.

Baca juga:  Rosé dan Bruno Mars Guncang Panggung Pembuka Grammy Awards 2026

Gubernur juga menyoroti kerja sama media dengan Pemerintah Provinsi Sulut yang saat ini mencapai sekitar 200 media. Ia menginginkan media yang bermitra memiliki standar dan kompetensi sesuai aturan nasional.

“Saya ingin mendidik dan menyiapkan kompetensi wartawan yang berkualitas,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengapresiasi dinamika konferensi PWI Sulut yang dinilai menunjukkan semangat menjaga kehormatan organisasi pers tertua di Indonesia tersebut.

Ia menegaskan tantangan dunia pers saat ini semakin berat di tengah era keterbukaan informasi, di mana siapa saja bisa mengaku sebagai wartawan.

Baca juga:  Pasca Penundaan Penerbangan, Kepala UPBU Naha Aktif Melakukan Lobi Beberapa Maskapai

“Kita harus menjaga marwah PWI dan tetap memegang teguh Kode Etik Jurnalistik. Jadikan PWI rumah besar untuk memberikan informasi yang benar dan bermanfaat bagi bangsa,” ujar Munir.

Prosesi pelantikan diawali pengambilan sumpah pengurus dan pengesahan Dewan Kehormatan PWI Sulut. Di hadapan bendera pataka organisasi, seluruh pengurus menyatakan kesiapan mengemban amanah demi kemerdekaan pers dan kemajuan jurnalistik Indonesia.

Dengan dilantiknya Sintya Bojoh bersama jajaran pengurus baru, PWI Sulut diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengawal kebijakan daerah sekaligus menyuarakan kepentingan masyarakat Sulawesi Utara.

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Sastal Pos di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP