Bangun Sangihe dari Energi, Gubernur Yulius Dorong Lisdes 2026 dan Pembangunan Tiga PLTS

Berita, Manado, Sangihe428 Dilihat

MANADO, SASTALPOS.COM – Komitmen Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, dalam membangun wilayah perbatasan dan kepulauan kembali ditunjukkan melalui percepatan Program Listrik Perdesaan (Lisdes) Tahun 2026. Program ini menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara untuk menghadirkan pemerataan pembangunan hingga ke desa-desa terpencil yang selama ini masih mengalami keterbatasan akses energi listrik.

Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan Gubernur Yulius Selvanus bersama jajaran PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Suluttenggo, Rabu (3/6/2026), yang membahas pembangunan dan perluasan jaringan listrik di sejumlah wilayah Sulawesi Utara, termasuk kawasan perbatasan dan kepulauan.

Menurut Gubernur Yulius, listrik bukan sekadar kebutuhan penerangan, melainkan fondasi utama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi, memperluas akses pendidikan, dan memperkuat pelayanan kesehatan.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berkomitmen memastikan seluruh masyarakat, termasuk yang berada di wilayah kepulauan dan perbatasan, mendapatkan akses listrik yang layak. Ini adalah bagian dari upaya menghadirkan keadilan pembangunan bagi seluruh warga Sulut,” ujar Yulius.

Baca juga:  2.000 Anak Sulut Pecahkan Rekor MURI Hias Telur Paskah, Yulius Selvanus: Bukti Kreativitas Generasi Emas

Berdasarkan penugasan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), PLN akan melaksanakan pembangunan jaringan distribusi listrik secara bertahap di Sulawesi Utara. Sebanyak 82 lokasi menjadi sasaran tahap pertama, kemudian dilanjutkan pada 14 lokasi di tahap kedua.

Selain pembangunan jaringan listrik konvensional, Pemprov Sulut dan PLN juga menyiapkan solusi energi terbarukan bagi wilayah yang sulit dijangkau. Khusus di Kabupaten Kepulauan Sangihe, tiga unit Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) direncanakan dibangun di Desa Beeng Darat, Desa Kahakitang, dan Desa Para.

Pembangunan PLTS tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan energi masyarakat di wilayah kepulauan yang selama ini menghadapi tantangan geografis dan keterbatasan infrastruktur.

Gubernur Yulius menegaskan, pembangunan sektor kelistrikan menjadi bagian penting dalam mendorong kemajuan daerah perbatasan yang berbatasan langsung dengan negara tetangga.

Baca juga:  122 Warga Binaan Lapas Kelas II B Tahuna, Terima Remisi Umum HUT Proklamasi 2021

“Masuknya listrik ke desa-desa terpencil dan pulau-pulau terluar akan membuka peluang ekonomi baru, meningkatkan kualitas pendidikan, mendukung pelayanan kesehatan, dan mempercepat pertumbuhan wilayah perbatasan,” katanya.

Untuk memastikan program berjalan lancar, Pemprov Sulut siap memberikan dukungan penuh, mulai dari percepatan perizinan, penyelesaian izin jalur jaringan listrik atau Right of Way (ROW), penyediaan lahan, hingga dukungan akses jalan, jembatan, dan alat berat di lokasi pembangunan.

Kolaborasi antara pemerintah daerah dan PLN diyakini menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan target elektrifikasi yang merata di seluruh wilayah Sulawesi Utara.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara Tahlis Gallang, para Asisten Sekda, serta Kepala Dinas ESDM Provinsi Sulawesi Utara.

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Sastal Pos di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP