Pesta Gol 6-0 Atas Qatar, Kanada Ukir Kemenangan Terbesar Sepanjang Sejarah di Piala Dunia

Olahraga15 Dilihat

VANCOUVER, SASTALPOS.COM — Sejarah besar resmi tercipta di Stadion BC Place, Vancouver. Tim nasional pria Kanada sukses mengukir kemenangan perdana sekaligus terbesar sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di ajang Piala Dunia setelah mencukur Qatar dengan skor telak 6-0 pada laga kedua Grup B, Jumat (19/6) pagi pukul 05.00 WIB.

​Skor 6-0 ini menorehkan rekor baru sebagai margin kemenangan terbesar yang pernah diraih oleh negara dari zona CONCACAF sepanjang sejarah putaran final Piala Dunia.

​Pesta gol The Les Rouges diawali oleh striker gaek Cyle Larin pada menit ke-16 yang memanfaatkan bola rebound hasil sepakan Jonathan David. Setelahnya, panggung utama sepenuhnya menjadi milik David. Penyerang andalan Kanada tersebut mengamuk dengan mencetak hat-trick spektakuler pada menit ke-29, 45+3′, dan menutup pesta gol di masa injury time babak kedua (90+2′).

Berdasarkan data Opta, Jonathan David menjadi pemain pertama yang sukses mencetak hat-trick Piala Dunia di tanah airnya sendiri (sebagai tuan rumah) sejak Sir Geoff Hurst melakukannya untuk Inggris pada final Piala Dunia 1966.

Baca juga:  Taklukan Maroko, Senegal Kunci Gelar Kedua Piala Africa (AFCON) 2026

​Dua gol Kanada lainnya lahir di babak kedua melalui eksekusi tembakan bebas cantik pemain pengganti Nathan Saliba (64′) dan gol bunuh diri bek Qatar, Mohamed Al-Mannai (75′).

Kartu Merah dan Drama Cedera Horor

​Perjuangan Qatar di laga ini kian berubah menjadi mimpi buruk akibat masalah disiplin pemain. Skuad berjuluk The Maroons dipaksa bermain dengan 9 orang setelah menerima dua kartu merah langsung.

​Petaka pertama lahir di menit ke-33 ketika Homam Ahmed diusir wasit setelah menjatuhkan Tajon Buchanan dalam situasi peluang mutlak mencetak gol (DOGSO). Memasuki babak kedua (53′), giliran Assim Madibo yang menerima kartu merah langsung akibat tekel horor dari belakang yang menyasar Ismaël Koné.

​Tekel brutal tersebut memaksa gelandang andalan Kanada itu ditandu keluar lapangan dengan dugaan cedera patah kaki yang cukup parah. Cedera ini sempat memicu ketegangan hebat di area bangku cadangan kedua tim. Saat mencetak gol di menit ke-64, Nathan Saliba merayakan golnya dengan membentangkan jersi nomor 8 milik Koné sebagai bentuk penghormatan emosional.

Baca juga:  Drama 5 Gol di Old Trafford: Manchester United Bekuk Liverpool 3-2, Amankan Tiket Liga Champions!

Pernyataan Resmi Pascapertandingan

​Seusai laga, pelatih Kanada, Jesse Marsch, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian bersejarah anak asuhnya kepada media FIFA.

​”Kami meminta para pemain dan suporter untuk membuat Qatar merasakan kehadiran dan energi kami yang sesungguhnya di stadion ini, dan malam ini semua pihak memberikannya secara luar biasa. Ini kemenangan sejarah, namun fokus kami kini tertuju pada kondisi Ismaël Koné,” ujar Marsch dengan nada emosional.

​Dengan hasil ini, Kanada meroket memuncaki klasemen sementara Grup B dengan koleksi 4 poin (unggul selisih gol +7 atas Swiss). Kanada kini berada di ambang sejarah baru untuk lolos ke babak gugur Piala Dunia 2026.

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Sastal Pos di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP