LOS ANGELES, SASTALPOS.COM — Tuan rumah Amerika Serikat mencatatkan awal yang fantastis di ajang Piala Dunia 2026. Bersua Paraguay pada laga perdana Grup D di Stadion Los Angeles, Inglewood, California, pada Sabtu pagi, 13 Juni 2026 WITA, skuad asuhan Mauricio Pochettino tampil menggila dengan menggilas sang lawan lewat skor mencolok 4-1.
Kemenangan telak ini tidak hanya mengamankan tiga poin krusial bagi Paman Sam, tetapi juga menorehkan tinta emas. Skor 4-1 ini resmi menjadi margin kemenangan terbesar sekaligus jumlah gol terbanyak dalam satu laga yang pernah dicetak Amerika Serikat di Piala Dunia dalam 96 tahun terakhir.
Memecahkan rekor usang mereka sejak edisi perdana Piala Dunia tahun 1930 (saat AS menang 3-0 atas Belgia dan Paraguay) tim Paman Sam mampu menang dengan margin 3 gol di turnamen ini.
Jalannya Pertandingan: Dominasi Total Tuan Rumah
Amerika Serikat langsung menekan sejak menit awal. Laga baru berjalan 7 menit, tuan rumah sudah unggul berkat gol bunuh diri gelandang Paraguay, Damián Bobadilla, yang salah mengantisipasi umpan silang kapten AS, Christian Pulisic.
Memasuki menit ke-31, Folarin Balogun memperlebar jarak menjadi 2-0 setelah menuntaskan asis matang dari Pulisic. Penyerang asal klub Monaco tersebut benar-benar menjadi bintang lapangan setelah kembali mencetak gol keduanya (brace) pada masa injury time babak pertama (45+5′), menutup paruh pertama dengan skor telak 3-0.
Di babak kedua, Paraguay sempat memberikan perlawanan dan memperkecil ketertinggalan pada menit ke-73 lewat sepakan terukur Maurício. Namun, Amerika Serikat menegaskan keperkasaan mereka di penghujung laga. Pemain pengganti, Gio Reyna, mengunci kemenangan menjadi 4-1 lewat gol dramatis di menit ke-90+8.
Pasca Pertandingan
Dua gol Folarin Balogun di laga ini mebuatnya menjadi pemain AS pertama di era modern yang mampu mencetak dua gol (brace) langsung di babak pertama pada laga Piala Dunia.
Pasca laga pelatih kepala AS, Mauricio Pochettino, mengaku sangat puas dengan kedisiplinan taktik anak asuhnya. Berbicara dalam sesi konferensi pers usai laga yang disiarkan oleh Al Jazeera, ia memuji atmosfer luar biasa di stadion.
“Ini adalah start yang kami impikan. Berondongan gol di babak pertama menunjukkan karakter asli tim ini yang bermain tanpa beban namun penuh determinasi di hadapan publik sendiri,” ujarnya*





