Antisipasi Pencegahan Tanah Longsor , Babinsa Dan Warga Bangun Talud

SANGIHE, SASTALPos.com – Babinsa Koramil 1301-02/Siau Sertu Jes Makalare melaksanakan karya bhakti bersama masyarakat membuat talud penahan tanah sebagai langkah antisipasi pencegah longsor, di Desa Biau Kecamatan Siau Timur Selatan Kab. Kepulauan Sitaro. (30/12/2019).

Pembuatan dinding penahan tanah (talud) berguna untuk memperbesar tingkat kestabilan tanah. Pada umumnya, dinding ini dibangun di daerah-daerah yang kondisi tanahnya masih labil.

” Seperti di desa Biau, banyak rumah penduduk yang berada dibawah talud merasa khawatir terjadi longsor apalagi sekarang memasuki musim hujan, dengan keadaan dan kondisi seperti ini untuk tindakan pencegahan warga sepakat untuk membuat talud penahan longsor secara gotong royong,” kata Makalare

Baca juga:  Ucapan Selamat Dari Kabag Tata Pemerintahan Untuk PJ Bupati Sangihe

Dijelaskannya fungsi talud yang utama sebagai penahan tanah yang terletak di belakangnya, melindungi kondisi tanah di depannya, dan mencegah timbulnya bahaya longsor. Penyebabnya bisa bermacam-macam seperti berat tanah, berat benda, dan berat air yang terlampau berlebih.

“Fungsi dan kegunaan talud secara khusus adalah sebagai pelindung area tebing, pemelihara sarana dan prasarana, serta pemanfaatan ruang dari suatu pembangunan. Hal ini sangat penting mengingat kondisi geografis desa Biau wilayahnya terletak di pegunungan,” katanya

“Sebagai langkah antisipasi menangani longsor, pembangunan talud merupakan salah satu cara yang efektif yang bisa dilakukan sebagai pelindung area tebing sehingga rumah warga yang dibawah talud dapat lebih aman,” Tutupnya.

Baca juga:  Pranatal Keluarga Besar UPTD Wilayah III Sitaro, Dinas PUPR Provinsi Sulut

Penulis : Gun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *