by

RSUD Liunkendage Tahuna, Terima Sertifikat Akreditasi Bintang Tiga Dari KARS

SANGIHE, SASTALPos.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Liun Kendage Tahuna , akhirnya terakreditasi Madya. Setelah Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) Menyerahkan sertifikat diterima langsung ketua panitia akreditasi dr. Aprikonus Loris, Direktur RSUD dr. Handri Pasandaran dan dua Pimpinan DPRD Ferdy Sondakh, SE dan Michael Thungari, SE. Jumat (24/1/2020) di Kantor KARS di Epicentrum Jakarta Selatan.

Ketua tim akreditasi RSUD Liun Kendage Tahuna dr Aprikonus Loris mengatakan, dengan dikeluarkanya sertifikat madya oleh KARS terhadap RSUD Liun Kendage ini merupakan suatu pengakuan terhadap pelayanan.

“Sertfikat Madya yang diterima RSUD Liun Kendage, salah satu pengakuan terhadap pelayanan terutama  keselamatan dan kenyamanan pasien,” kata Loris

Menurutnya selain pengakuan juga merupakan beban bagi semua elemen yang terlibat didalam akreditasi ini, sebab selain mempertahankan Akreditasi juga akan dilakukan peningkatan untuk jenjang bintang 4 Utama dan bintang 5 Paripurna.

“Harus diakui bahwa selain pengakuan terhadap pelayanan kami di RSUD setelah sejak 2016 akreditasi dasar atau bintang dua sekarang bintang tiga, tapi juga ini merupakan beban bagi kami untuk semakin meningkatkan pelayanan dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat Sangihe karna dengan diterimanya akreditasi madya maka harapan masyarakat pasti semakin besar terhadap perbaikan pelayanan kami,” Ungkapnya seraya berharap agar kedepan pihaknya tetap mendapat dukungan dari masyarakat dan pemeritah.

Sementara itu, Direktur RSUD Liungkendage dr. Handri Pasandaran mengatakan sebagai direktur tentunya sangat bangga dengan hasil akreditasi Madya yang diterima dari KARS dan ini merupakan bukti kerja keras panitia akreditasi, direktur sebelumnya dr. Blesing Rompis, Pemerintah Daerah dalam persiapan hingga penilaian sehingga membuahkan hasil

” Bangga dengan hasil yang diraih hari ini, walapun masih banyak yang perlu dibenahi dan ditingkatkan dalam pelayanan keselamatan dan kenyamanan pasien, sarana prasarana, infrastruktur, dan sumber daya para tenaga medis. Semua ini menjadi tanggung jawab bersama, ” tandas Pasandaran kepada sastalpos.comDirinya juga akui dalam hal pelayanan masih banyak kekurangan yang sering terjadi, seperti kekurangan oksigen, dan hal lainya.

“Memang masih banyak kekurangan, namun butuh kesabaran, sebab memperbaiki segala kekurang tersebut tidak seperti membalikan telapak tangan. Intinya kami akan selalu berusaha menjadikan pelayanan lebih baik kedepan, ” tutupnya

Penulis : Gun

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed