by

Sasiang : BBM Berupa Pertalite Masih Subsidi Dari Pemerintah

SANGIHE,SASTALPos.com.- Dengan meraknya yang sudah didengar oleh para pengguna Roda empar dan roda dua tentang harga BBM jenis pertalite, ini alah penjelasan Kabag Ekonomi Engelin Sasiang di kantar Bupati Kamis (2/12/2021)

Kabag Ekonomi Engelin Sasiang saat di konformasi terkait dengan harga BBM kepada wartawan menjelaskan bahwa, ini bukan kenaikan harga BBM.

” ini adalah program pemerintah yang disebut dengan program langit biru, itu adalag program dimana pemerintah mensosialisasikan BBM sudah beralih ke Pertalite, karena kedepannya premium akan ditarik lagi dikarenakan juga berdampak pada kesehatan lingkungan.” kata Sasiang

Kemudian pemerintah memperkenalkan pertalite dalam masa transisi ini sehingga pertalite itu diberikan subsidi.

” pertama itu diberi subsidi seribu (1000) dari harga 7.850 dia turun seribu menjadi 6.850. Dan itu berlaku bukan hanya untuk Sangihe, untuk saat ini program itu berlaku untuk kabupaten Sitaro, Sangihe dan Talaud.” tuturnya

Sasiang juga menambahkan bahwa ini baru berlaku. Tetapi sebenarnya program ini sudah berlaku beberapa tahun sebelumnya.

” Seperti di Manado itu sudah di jalankan, namun karena kita diwilayah kepulauan, mereka masih memberikan dispensasi sehingga baru dimulai pada bulan November ini.” ungkapnya.

Kemudian diwaktu yang sama suverfiser dari salah satu SPBU yang ada di kabupaten sangihe Yeflan Ambat juga menjelaskan kepada wartawan bahwa,

” kami mendapat pemberitahuan dari Pertamina Manado bagian Sales bren Manager (SBM) melalui whatsapp grup awalnya promo dengan harga 6.850 naik 400 menjadi 7.250 mulai berlaku dari tanggal 30 November sampai dengan tanggal 25 Desember. Dan itu tidak ada pemberitahuan sebelumnya kepada kami pihak SPBU, dan tidak ada surat resminya. Itupun saya kaget disaat penyetoran dengan harga jual 6.900 sehingga saya kordinasi langsung dengan pihak pertamina SBM Muhamad Revi melalui whatsapp, dan tanggapan dari Muhamad Revi nati di krosec dulu.” tutur Yeflan

Lanjut konfirmasi media ke salah satu penanggung jawab Depot pertamina kabubaten Sangihe mohamad syafrie menjelaskan bahwa pihaknya tidak tahu mengena kenaikan BBM.

” kami hanya penyalur, dari SPBU ada loding orderanya, sehingga kita keluar dari sistem berdasarkan loding order kita keluarkan minyak. Akan tetapi soal penentuan harga bukan dari kami. Dengan intinya kami hanya penerima minyak dari kapal ke lembaga penyalur.” ucap syafrie

Lebih lanjut yang di jelaskan oleh Alfian salah satu karyawan pertamiina Manado melalui celuler kepada wartawan mengenai dasar surat pemberitahuan satuan harga BBM jenis pertalite

” ini adlah promo, dan promo ini ada tahapnya. Ada tahap pertama dan kedua, sehingga sekarang sudah promo tahap kedua dngan hemat seribu. Dan mengenai dasar surar itu interen dari pertamina.” tutup Alfian.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed