Syukur HUT 1 Tahun Bersatunya Dualisme Kepengurusan Kerukunan Keluarga Kawanua

Manado, SASTALPOS.COM — Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK) melaksanakan kegiatan olahraga dengan tema “Walk With Smile” dan membacakan teks Deklarasi Aryaduta di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno pada hari Minggu 27 Agustus 2023 dalam rangka memperingati HUT 1 tahun bersatunya kembali Kerukunan Keluarga Kawanua yang sebelumnya telah terjadi dualisme kepengurusan.

Setelah putusan dalam persidangan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang berlangsung marathon sejak bulan Maret 2023, akhirnya Majelis Hakim PTUN Jakarta yang terdiri dari Ketua Faizal Zad, SH., MH, Anggota Ni Nyoman Vidiayu Purbasari, SH., MH, dan Himawan Krisbiyantoro, SH., MH dengan Panitera Pengganti Prapti, mengukuhkan keabsahan Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia R.I. No. AHU-0002010.AH.01.08. Tahun 2022 tanggal 03 November 2022 tentang Persetujuan Perubahan Perkumpulan Kerukunan Keluarga Kawanua yang digugat oleh Ayub DP Junus yang didampingi pengacaranya Donny Tampemawa.

Isi putusan tersebut berbunyi Majelis Hakim telah bermusyawarah dan menjatuhkan putusan Perkara Nomor: 139/G/2023/PTUN.JKT yang amarnya mengadili: Dalam Eksepsi – Menyatakan eksepsi Tergugat dan Tergugat II Intervensi tidak terima; Dalam Penundaan – Menolak permohonan penundaan yang diajukan penggugat. Dalam pokok perkara 1. Menolak permohonan penggugat seluruhnya. 2. Menghukum penggugat membayar biaya perkara sejumlah Rp 329.000.

Dalil yang dilakukan penggugat Ayub DP Junus ditolak PTUN, hal tersebut mengukuhkan kepengurusan DPP KKK di bawah pimpinan Ketua Umum Angelica Tengker serta Ketua Dewan Pembina Irjen Pol (Purn) Dr Ronny Franky Sompie.

Upaya konsolidasi internal Organisasi Kerukunan Keluarga Kawanua dengan menyelenggarakan kegiatan di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno. Giat ini mendapat sambutan yang antusias dari para pengurus maupun anggota dengan ikut mensukseskan kegiatan Walk With Smile 286 Kawanua Bersatu dengan memperingati kembali Deklarasi Aryaduta sebagai awal bersatunya kembali Perkumpulan Kerukunan Keluarga Kawanua.

Angelica Tengker Ketua Umum Dewan Perwakilan Pusat Kerukunan Keluarga Kawanua (DPP KKK) dalam konferensi persnya mengatakan, ”Saat ini kita memperingati Hari Ulang Tahun bersatunya kembali Kerukunan Keluarga Kawanua yang pertama. Sejak kesepakatan bersatunya kembali Kerukunan Keluarga Kawanua pimpinan Bapak Ronny Sompie dan saya telah membuahkan banyak sekali kegiatan dan kegembiraan bagi torang semua, maka hari ini kita bersama sama berkumpul untuk saling lebih akrab dalam suasana yang santai di sini,” ungkapnya.

Baca juga:  Rakercab DPC PDIP Sangihe, Desa Kuat Indonesia Maju dan Berdaulat

”Kawanua Bersatu akan lebih memberikan manfaat dan kegembiraan bagi kita semua. Apalagi saat ini kita telah mendapatkan Putusan PTUN bahwa Perkumpulan Kerukunan Keluarga Kawanua ini hanya satu yang saya pimpin dengan Ketua Dewan Pembina Bapak Ronny Sompie. Saya berharap ke depannya akan lebih maju lagi dalam karya karya yang bermanfaat bagi Keluarga dan masyarakat Minahasa,” pungkasnya saat memberikan sambutan di Cafe Sorasa stadion Akuatik Gelora Bung Karno Minggu 27 Agustus 2023.

Ketua Dewan Pembina Irjen Pol (Purn) Dr. Ronny F. Sompie mengatakan, ”Sesuai dengan kesepakatan Para Tua Tua pendahulu kita yang telah mendirikan Perkumpulan Kerukunan Keluarga Kawanua sejak 50 tahun yang lalu, kita memang harus bersatu. Kerukunan Keluarga Kawanua yang merupakan organisasi sosial budaya sudah eksis selama 50 tahun, artinya sudah melewati dinamika yang menumbuhkan pengalaman berorganisasi dan semakin mendewasakan kita semua agar lebih baik,” ujarnya.

Momen Ronny Sompie Diberikan Mandat untuk Menyatukan Kerukunan Keluarga Kawanua

Ronny Franky Sompie (RFS) saat menjabat Dirjen Imigrasi memang diberikan mandat menjadi Ketua DPP KKK dengan tujuan menyatukan dualisme kepengurusan organisasi diaspora warga Kawanua tersebut.

“Ya, mandat itu diberikan saat MPA VIII tahun 2017, di saat pertama kalinya menerima amanah dengan jabatan Ketum DPP KKK dari Ketua Dewan Pembina KKK Bapak Theo Sambuaga,” ucap Ronny Sompie secara tertulis.

Mandat itu pun setiap Rakernas mulai 2017 – 2022 diberikan oleh seluruh Pengurus DPP KKK kepada Ronny F. Sompie selaku Ketua Umum (Ketum) DPP KKK untuk melanjutkan upaya penyatuan DPP KKK.

Baca juga:  Dosen POLNUSTAR Ajari Pemanfaatan Sampah Plastik Jadi Dompet dan Bunga di Kampung Pokol Tamako

“Mandat yang terakhir diberikan saat Rakernas V KKK di tahun 2022 yang diadakan melalui Zoom Meeting, karena masih suasana pandemi,” cetus bacaleg DPR RI dapil Sulut ini.

Proses Penyatuan DPP Kerukunan Keluarga Kawanua dari Ronny Sompie

Proses penyatuan dua organisasi DPP KKK telah berjalan sekitar 10 tahun dan sangat menguat sekitar lima tahun terakhir, yaitu pada tahun 2017 – 2022.

Kedua Ketum DPP KKK, baik Ronny Sompie maupun Angelica Tengker sama-sama mengajak beberapa pengurus DPP KKK untuk baku dapa (bertemu) dalam rangka mendiskusikan formulasi terbaik Rekonsiliasi menjadi Satu DPP KKK.

“Tidak mudah melakukannya, namun ada kemauan yang sangat kuat dari kedua pihak untuk bersatu,” ungkap RFS. “Keinginan yang sangat kuat itu mengerucut pada hari Jumat, 26 Agustus 2022, ketika para Tua Tua Kawanua dari kedua organisasi berkenan untuk bertemu dan merumuskan bentuk dan cara REKONSILIASI yang terbaik dan diterima oleh kedua pihak,” jelas Ronny Sompie.

Momen itulah yang sangat luar biasa diperoleh oleh semua yang hadir pada Musyawarah Tua Tua yang menjadi momen bersejarah untuk menyatukan DPP KKK dengan Ketua Dewan Pembina Ronny F. Sompie dan Ketua DPP KKK Angelica Tengker.

Musyawarah Tua Tua memang tidak harus dihadiri oleh warga kawanua dalam jumlah besar, karena itu adalah sebuah KONVENSI yang sudah mengakar dalam adat dan budaya Minahasa dan juga dijadikan pedoman oleh pengurus DPP KKK sejak awal didirikan di tahun 1973.

“Oleh karena itu, Musyawarah Tua Tua tersebut sama nilainya dengan MPA dalam menyelesaikan permasalahan di DPP KKK. Musyawarah Tua Tua tersebut adalah SAH sebagai sebuah KONVENSI (Hukum Tertinggi) bagi DPP KKK.” tegas Ronny Sompie.

Terpantau bersatunya kembali Perkumpulan Kerukunan Keluarga Kawanua di bawah pimpinan Angelica Tengker menumbuhkan harapan dan semangat baru untuk karya nyata kawanua yang lebih baik.(***/ADV)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *