SMA Negeri 1 Tamako Jadi Duta Sekolah Sehat, Didukung Penuh PJ Bupati Sangihe

SANGIHE.SASTALPOS.COM- Pj Bupati Sangihe dr. Rinny Tamuntuan disambut hangat Warga Sekolah SMA Negeri 1 Tamako, Senin (7-8/2023).

 

Dalam Kunjungan tersebut, Rinny Tamuntuan menyampaikan kedatanganya di sekolah tersebut sebagai wujud dukungan pemerintah dimana SMA Negeri 1 Tamako dipercayakan sebagai salah satu Duta Sekolah Sehat Di Kabupaten Sangihe serta sedang mengikuti kompetisi Sekolah Sehat ditingkat Provinsi Sulawesi Utara.

 

“Pastinya selaku Pemerintah Daerah, sangat perlu untuk memberikan dukungan untuk SMA Negeri 1 Tamako telah mewakili Kabupaten Sangihe dalam penilaian Sekolah Sehat se-Provinsi Sulawesi Utara,”Ujar Pemimpin Wanita ini.

 

Tamuntuan berharap, apapun hasil yang diraih nanti merupakan yang terbaik dengan kerja keras serta perjuangan bersama kepala sekolah, guru-guru dan para siswa SMA Negeri 1 Tamako dalam mewujudkan Sekolah Sehat.

 

Saat diwawancarai awak media, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Tamako, Zuzzy H. Ch Bingku, S.pd sangat mengapresiasi atas kunjungan Penjabat Bupati Sangihe.

 

“Kami selaku Pimpinan di Sekolah ini, mewakili Guru-guru dan para siswa sangat berterima kasih atas kehadiran Ibu Penjabat Bupati Sangihe, meski tingkat SMA/SMK merupakan kewenangan dari Pemerintah Provinsi, namun sebagai Pemerintah Daerah, Ibu Penjabat tetap menyempatkan untuk memberi dukungan bagi Kami dalam penilaian Sekolah Sehat di tingkat Provinsi”tutur Bingku.

 

Kepsek juga mengungkapkan, terkait penilaian Sekolah Sehat, dirinya berharap SMA Negeri 1 Tamako dapat meraih juara sehingga dapat melanjutkan kompetisi di Tingkat Nasional.

 

“Pastinya apapun hasilnya nanti kami tetap bersyukur karena sudah berusaha memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Sangihe,”Imbuhnya.

 

Sementata itu kesiapan SMA Negeri 1 Tamako Dalam Kompetisi Sekolah Sehat, awalnya tidak pernah terpikir untuk menjadi utusan sekolah sehat, namun saat memimpin SMA Negeri 1 Tamako sejak 3 Tahun lalu, dirinya selalu mengajak rekan-rekan guru untuk menampilkan yang terbaik untuk sekolah.

 

“Jadi untuk kesiapan, sudah dilakukan setiap harinya walaupun tidak dalam posisi mengikuti penilaian, sehingga kami merasa menjadi finalisasi yang baik dan untuk juara atau tidak itu hal kedua bagi kami,”Pungkasnya. (*)