PLN UP3 Tahuna Susun Skema Percepatan Perbaikan Gangguan Listrik, Ini Alasanya

SANGIHE.SASTALPOS.COM- Memasuki Bulan Oktober 2023, Krisis Listrik dan jadwal pemadaman masih berkepanjangan terjadi di Kabupaten Kepulauan Sangihe Sulawesi Utara (Sulut).

 

Gangguan aliran listrik yang berdampak pada beberapa sistem kelistrikan antara lain sistem kelistrikan Karakelang yang melayani sebagian Kabupaten Kepulauan Talaud, sistem Sangihe yang melayani sebagian Kabupaten Kepulauan Sangihe dan sistem Tagulandang yang melayani sebagian Daerah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro.

 

PLN UP3 Tahuna yang di kordinir oleh PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (IUD Suluttenggo) telah menyusun skema percepatan untuk dapat mengatasi masalah yang ramai diperdebatkan publik.

 

Muhammad Taufik Manager PLN UP3 Tahuna membeberkan bahwa timeline pekerjaan korektif dan preventif pada sistem kelistrikan yang terganggu telah tersusun dan mulai dikerjakan agar dapat memenuhi kenyamanan pelanggan di Kabupaten Talaud, Sangihe dan Sitaro.

”Jadwal pelaksanaan pekerjaan sudah tersusun dimulai dari akhir september dilakukan secara bertahap dan dipercepat” Jelas Taufik Kepada media , (29/9).

Manager PLN Up3 Tahuna ini juga menambahkan bahwa perbaikan yang dilaksanakan secara terperinci dan masif untuk dapat mencegah penyebab gangguan yang lain timbul.

”Sebanyak 11 action plan beserta timeline nya sudah disusun oleh tim PLN untuk dapat mengatasi gangguan yang ada serta mencegah terjadinya gangguan lain pasca perbaikan,” tutur Manager lebih lanjut.

Ditempat yang terpisah, General Manager PLN UID Suluttenggo, Ari Dartomo pun menyampaikan permohonan maaf sebesar- besarnya serta komitmen untuk mengawal percepatan perbaikan PLN yang ada.

“PLN menyampaikan permohonan maaf sebesar- besarnya atas ketidak nyamanan yang saat ini dirasakan karena gangguan yang terjadi. Kami tentuya berupaya sekeras mungkin untuk segera memulihkan gangguan yang ada,” Ujar Dartomo.

Demikian pula dengan Manager PLN UP3 Tahuna yang menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat pelanggan yang terdampak gangguan.

”Kami memohon maaf kepada seluruh masyarakat pelanggan atas ketidak nyamanan akibat gangguan ini” Pungkas Taufik.

 

(Jay)