Kondisi Pelabuhan Nusantara Tahuna Memprihatinkan, Masyarakat Harapkan Perhatian Serius, UPP Tahuna Buka Suara

Berita, Sangihe381 Dilihat

SANGIHE.SASTALPOS.COM –Kondisi Pelabuhan Nusantara Tahuna yang merupakan salah satu pintu gerbang transportasi laut di Kabupaten Kepulauan Sangihe, terpantau awak media dalam keadaan memprihatinkan. Pelabuhan yang selama ini menjadi akses utama mobilitas warga dan distribusi barang tersebut mulai menuai keluhan dari masyarakat.

 

Dari hasil pantauan di lapangan, sebelum memasuki area pelabuhan, terlihat sejumlah kerusakan pada ruas jalan dan area masuk. Cuaca buruk yang melanda Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam beberapa bulan terakhir diduga menjadi salah satu faktor penyebab kerusakan tersebut. Permukaan jalan tampak berlubang, bebatuan kerikil berserakan, serta beberapa titik terlihat tidak rata sehingga mengganggu kenyamanan dan keselamatan pejalan kaki maupun pengendara.

“Kami melihat pelabuhan dari segi jalan, bangunan, serta area masuk sudah banyak yang rusak. Bebatuan kerikil juga menghambat akses pejalan kaki,” ujar salah satu warga Tahuna yang enggan namanya dipublikasikan.

Baca juga:  Breaking NEWS ! Polres Kepulauan Sangihe Musnahkan Ribuan Liter Miras dan Obat Keras Hasil Operasi KRYD

Keluhan ini dinilai wajar mengingat pelabuhan merupakan fasilitas vital yang menunjang aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat. Selain sebagai tempat sandar kapal penumpang dan barang, pelabuhan juga menjadi wajah daerah yang pertama kali dilihat oleh para pendatang.

Menanggapi keluhan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala UPP Kelas II Tahuna, Melfried Palenewen, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa pihaknya telah mengusulkan program pembangunan dan peningkatan fasilitas untuk Tahun Anggaran 2026. Usulan tersebut, menurutnya, telah diterima dan disetujui melalui Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA).

“Alokasi kedua menyasar fasilitas Pelabuhan Nusantara Tahuna. Pada Tahun Anggaran 2026, UPP Kelas II Tahuna akan melakukan penggantian konstruksi (replacement) dermaga satu, dua, dan tiga, serta trestle segmen satu guna menunjang keselamatan dan kelancaran aktivitas bongkar muat maupun penumpang,” tegas Melfried, Selasa (24/2/2026).

Baca juga:  Bukti Kepedulian Mario Seliang ,Sambagi Warga Kolongan Beha Baru Dan Bergotong Royong Pengecoran Jalan

Pihak UPP berharap masyarakat sebagai pengguna jasa pelabuhan dapat bersabar dan menantikan realisasi anggaran yang akan dikucurkan. Pemerintah diharapkan tidak hanya fokus pada perbaikan dermaga, tetapi juga memperhatikan akses jalan, area pejalan kaki, serta penataan lingkungan pelabuhan secara menyeluruh.

Kritik dan keluhan masyarakat sejatinya menjadi masukan konstruktif bagi pihak pengelola dan pemangku kepentingan. Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan Pelabuhan Nusantara Tahuna dapat kembali menjadi fasilitas yang representatif, aman, dan membanggakan bagi Kabupaten Kepulauan Sangihe. (Jy)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Sastal Pos di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP