Belanda vs Jepang: Duel Para Mantan Penjajah Berakhir Tanpa Pemenang

Olahraga53 Dilihat

DALLAS, SASTALPOS.COM — Laga pembuka Grup F Piala Dunia 2026 menyajikan drama tingkat tinggi yang menguras emosi. Dua negara yang memiliki tautan sejarah kelam masa lalu di tanah air, Belanda dan Jepang, harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 2-2 di Dallas Stadium, Texas, pada Senin (15/6/2026) dini hari WIB.

​Pertandingan yang dijuluki netizen Indonesia sebagai “Derbi Penjajah” ini berjalan monoton di babak pertama, namun meledak menjadi tontonan berkelas tinggi dengan drama saling balas gol selepas turun minum.

Babak Pertama: Minim Peluang, Saling Intai

​Melansir laporan CNN Indonesia, paruh pertama berjalan dengan tempo sedang dan cenderung hati-hati. Belanda besutan Ronald Koeman sempat menggebrak di menit kedua lewat aksi Donyell Malen, namun setelah itu lini pertahanan kokoh Samurai Biru yang digalang Shogo Taniguchi sulit ditembus. Jepang sendiri baru keluar menekan di lima menit akhir babak pertama, membuat skor kacamata 0-0 bertahan hingga jeda.

Babak Kedua: Hujan Gol dan Mental Baja Samurai Biru

​Pertandingan baru benar-benar hidup di babak kedua. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-51. Bek sekaligus kapten De Oranje, Virgil van Dijk, naik membantu serangan dan sukses mengonversi umpan silang matang Ryan Gravenberch menjadi gol lewat sundulan tajam yang gagal dihalau kiper Zion Suzuki. Belanda memimpin 1-0.

​Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama. Karakter pantang menyerah Jepang langsung terlihat. Hanya berselang enam menit (57′), Keito Nakamura berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Menerima sodoran dari wonderkid Real Sociedad, Takefusa Kubo, Nakamura melepaskan tembakan mendatar presisi dari tepi kotak penalti yang bersarang ke tiang dekat gawang Bart Verbruggen.

Baca juga:  Pecah Telur Sejak 1982! Skotlandia Akhirnya Rasakan Kemenangan Lagi di Piala Dunia Usai Tekuk Haiti

​Belanda yang tersengat kembali meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya nyata pada menit ke-64. Crysencio Summerville mencetak gol debutnya bagi tim nasional senior lewat aksi individu memukau. Melewati adangan bek Jepang, ia melepaskan sepakan melengkung kaki kiri ke tiang jauh yang membuat papan skor berubah menjadi 2-1 untuk keunggulan armada Oranye.

​Ketika kemenangan Belanda tampak sudah di depan mata, petaka datang pada menit ke-89. Melalui situasi sepak pojok, gelandang gaek Daichi Kamada melompat paling tinggi untuk menanduk bola masuk ke gawang. Gol dramatis ini mengunci hasil pertandingan menjadi imbang 2-2 sekaligus menyelamatkan satu poin berharga bagi Jepang.

Pernyataan Pasca Laga

​Usai laga, nada kekecewaan tak bisa disembunyikan dari kubu Belanda. Ronald Koeman menyesalkan kegagalan anak asuhnya dalam mempertahankan keunggulan di menit-menit krusial.

​”Sangat mengecewakan kebobolan di menit akhir dari situasi bola mati. Kami sempat memegang kendali penuh, namun di level Piala Dunia, kehilangan fokus selama satu detik saja harus dibayar mahal,” ujar Koeman dalam konferensi pers pascalaga seperti dikutip dari FOX Sports.

​Di sisi lain, pelatih Jepang Hajime Moriyasu memuji determinasi luar biasa anak asuhnya.

​”Pemain menunjukkan mentalitas luar biasa. Tertinggal dua kali dari tim sekelas Belanda tidak pernah mudah, tetapi kami tetap percaya pada organisasi permainan kami hingga menit terakhir,” pungkas Moriyasu.

Baca juga:  Kejutan Piala Dunia 2026: Dikurung Habis-habisan, Australia Justru Pecundangi Turki 2-0

Fakta Menarik & Statistik Berbasis Data (Opta)

  • ​Rekor Sempurna Belanda Ternoda: Berdasarkan data statistik pascapertandingan, hasil imbang ini resmi merusak rekor sempurna 100% kemenangan Belanda saat menghadapi wakil konfederasi Asia (AFC) di sepanjang sejarah Piala Dunia. Sebelumnya, dari 6 pertemuan, Belanda selalu berhasil menyapu bersih kemenangan (termasuk membungkam Jepang 1-0 di Piala Dunia 2010).
  • ​Sejarah Baru Daichi Kamada: Gol penyama kedudukan dari Daichi Kamada di menit ke-89 tercatat sebagai gol paling larut (latest goal) yang pernah dicetak oleh timnas Jepang dalam sejarah keikutsertaan mereka di putaran final Piala Dunia.
  • ​Akhir Tren Clean Sheet: Bagi Jepang, dua gol yang bersarang ke gawang Zion Suzuki memutus catatan impresif mereka. Sebelum laga ini, Jepang berhasil mengemas 5 clean sheet beruntun di berbagai laga uji coba internasional.
  • ​Statistik Berimbang: Berdasarkan data Opta, kedua tim mencatatkan jumlah total tembakan yang sama kuat, yaitu masing-masing 10 tembakan, yang menegaskan betapa sengit dan berimbangnya duel dua kekuatan beda benua ini di atas lapangan.

​Dengan hasil imbang ini, persaingan di Grup F Piala Dunia 2026 langsung memanas. Baik Belanda maupun Jepang kini sama-sama mengoleksi satu poin, dan wajib meraih kemenangan di laga kedua kala mereka dijadwalkan bersua Swedia dan Tunisia pada Sabtu mendatang.

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Sastal Pos di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP