BOSTON, SASTALPOS.COM – Tim nasional Skotlandia sukses mengukir sejarah baru pada laga pembuka Grup C Piala Dunia 2026. The Tartan Army akhirnya berhasil memutus kutukan puluhan tahun dengan mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas wakil CONCACAF, Haiti, dalam laga yang digelar di Boston Stadium, Massachusetts, Minggu (14/6/2026) waktu setempat.
Satu-satunya gol pembeda dalam pertandingan ini lahir dari kaki sang gelandang Aston Villa, John McGinn, pada menit ke-27. Memanfaatkan umpan silang matang dari Ben Doak setelah menerima umpan panjang dari lini belakang, McGinn dengan tenang menyambar bola liar di dalam kotak penalti yang gagal diantisipasi dengan sempurna oleh kiper Haiti, Johny Placide.
Akhiri Penantian 44 Tahun
Kemenangan ini terasa sangat emosional bagi publik sepak bola Skotlandia. Berdasarkan data resmi FIFA, ini merupakan kemenangan pertama Skotlandia di putaran final Piala Dunia dalam 44 tahun terakhir. Kali terakhir armada Tartan Army merasakan tiga poin di panggung tertinggi sepak bola dunia adalah saat menumbangkan Selandia Baru dengan skor 5-2 pada Piala Dunia 1982 di Spanyol.
Pelatih Skotlandia, Steve Clarke, tidak dapat menyembunyikan rasa bangganya atas pencapaian historis anak-asuhnya. Dilansir dari laporan utama Sky Sports, Clarke menyebut laga ini sebagai pembuktian mentalitas para pemainnya.
”Kami tahu beban sejarah yang ada di pundak kami sebelum masuk ke lapangan. Mengetahui bahwa negara ini tidak pernah menang di Piala Dunia sejak 1982 adalah motivasi sekaligus tekanan besar. Namun, malam ini para pemain menunjukkan karakter luar biasa. Ini adalah kemenangan untuk seluruh rakyat Skotlandia yang telah menunggu sangat lama,” ujar Steve Clarke seperti dikutip dari Sky Sports.
Perlawanan Sengit Haiti
Meski bertindak sebagai tim non-unggulan, Haiti memberikan perlawanan yang sangat merepotkan. Di babak kedua, Les Grenadiers sempat mengurung pertahanan Skotlandia demi mengejar ketertinggalan. Penyerang gaek Frantzdy Pierrot hampir saja menyamakan kedudukan andai sundulannya tidak mendarat tepat di pelukan penjaga gawang Skotlandia, Angus Gunn.
Ketangguhan lini belakang Skotlandia yang dikomandoi Grant Hanley menjadi kunci sukses terkuncinya skor 1-0 hingga peluit panjang dibunyikan.
Berkat kemenangan 1-0 ini, Skotlandia langsung melesat memimpin klasemen sementara Grup C dengan raihan 3 poin. Hal ini terjadi setelah di pertandingan lain secara mengejutkan Brasil ditahan imbang 1-1 oleh Maroko.
Dengan modal kemenangan bersejarah ini, Skotlandia kini menatap peluang besar untuk lolos ke babak gugur. Pada laga berikutnya, tantangan lebih berat sudah menanti John McGinn dan kawan-kawan yang dijadwalkan akan menantang kekuatan raksasa Amerika Selatan, Brasil.*





