Reporter/Editor ; Jay Bawole
SULUT.SASTALPOS.COMPenjabat Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Albert Huppy Wounde, S.H., M.H., secara resmi membuka pentas teater “Bataha Santiago” yang digelar di Papanuhung Santiago Tahuna pada Sabtu (30/11/2024).
Kegiatan ini diinisiasi untuk menumbuhkan kembali semangat berkesenian dalam dunia teater sekaligus mengenang perjuangan pahlawan Bataha Santiago.
Dalam sambutannya, Wounde mengajak seluruh pegiat seni dan penonton untuk merefleksikan kembali pengorbanan para pejuang dan leluhur yang telah berjuang demi masa kini.
*”Kita tidak ada di sini, tidak duduk di tempat ini menonton, jika tidak ada pengorbanan darah dan air mata dari para pejuang maupun leluhur. Bertepatan dengan bulan Kepahlawanan, kita diberikan suguhan teater untuk memperingati satu tahun kepergian pahlawan Bataha Santiago,” ungkapnya.
Pentas teater ini digagas oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui Dinas Pendidikan Daerah. Acara ini diproduseri oleh Ronny Serang dengan Rendy Saselah sebagai sutradara, didampingi Zulkarnain sebagai asisten sutradara. Koreografi ditata oleh Fajar Gultom, penata musik oleh Gerald Kobis, artistik oleh Hendrico Sidangoli, dan tata rias oleh Andre Sarapil.
Deretan pemain teater Bataha Santiago melibatkan nama-nama seperti Marselino Sumihe, Gerald Kobis, Apeles Manatar, Bobby Berhimpon, Jongen Lawerisa, Gnadine Janis, Regina Sinedu, Kristo Ruben, Riko Sidangoli, Brayen Saul, Eston Macpal, Stefano Kasombang, Christian Boham, serta siswa SMA Negeri 1 Tahuna yang turut berperan aktif sebagai pegiat budaya.
Acara ini mendapat apresiasi dari masyarakat yang hadir, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran budaya dan sejarah lokal di tengah arus modernisasi.





