by

Dosen Polnustar Berbagi Ilmu, Tentang Pertolongan Pertama Pada Kondisi Darurat Kesehatan Laut

SANGIHE, SASTALPos.com – Kabupaten Kepulauan Sangihe merupakan Kabupaten yang memiliki wilayah laut yang sangat luas, buktinya dari 15 Kecamatan yang ada, terdapat tiga kecamatan yang ada di pulau yakni Kecamatan Tatoaleng, Marore dan Nusa Tabukan.

Kali ini, Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Nusa Utara mencoba untuk turun langsung ke kecamatan Nusa Tabukan. Kecantikan alam serta gugusan pulau -pulau di  Nusa Tabukan menambah indahnya panorama pesisir pantai dan potensi bawah laut yang masih alami menjadi daya tarik para wisatawan dan juga menjadi pulau yang indah untuk ditinggali.

Sebagian besar masyarakat dipulau ini berprofesi sebagai nelayan, akses transportasi ke kabupaten ataupun antar kecamatan bahkan antar kampung hanya dapat ditempuh dengan jalur laut sehingga ketika cuaca buruk melanda daerah tersebut sering terisolir.

Kegiatan Pembukaan yang dihadiri oleh Camat Nusa Tabukan dan Kapus Nusa Tabukan

Dengan karakteristik wilayah yang telah disebutkan diatas tak heran bila masyarakat sering mengalami masalah kesehatan yang berhubungan dengan laut antara lain gigitan binatang laut, penyakit dekompresi bahkan sampai terjadinya henti jantung dan memerlukan tindakan kedaruratan berupa pertolongan pertama. Cuaca Buruk menambah kompleksitas permasalahan masyarakat yang mengakibatkan korban lambat dalam mendapatkan tindakan pertama.

Workshop Pertolongan Pertama karena Gigitan dan racun Binatang Laut, Oleh Meistvin Welembuntu, S.Kep,Ns,MAN

Tim Pengabdian Pada Masyarakat yang diketuai oleh Iswanto Gobel, S.Kep,  Ns, M.Kep dan beranggotakan Meistvin Welembuntu, S.Kep,Ns,MAN, dan  Herjumes Aatjin memberikan  solusi dalam menghadapi permasalahan ini. Dengan memberikan penyuluhan tindakan kedaruratan berupa pertolongan pertama bagi warga yang mengalami masalah kesehatan di wilayah laut.

Kegiatan tersebut disambut baik oleh Camat Nusa Tabukan ini pun dilaksanakan pada hari Senin 26 Juli 2021 Pkl. 09.00 – 12.00 WITA di Aula Kecamatan Nusa Tabukan. Masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan ini, tetapi karena pembatasan Kegiatan Masyarakat maka peserta merupakan perwakilan dari 5 kampung dengan jumlah peserta 20 orang dan tetap mengedepankan  Prokes selama kegiatan. Adapun metode yang digunakan yaitu workshop pertolongan pertama dengan fokus materi pada penanganan gigitan binatang laut dan tindakan Bantuan Hidup Dasar.

Workshop Bantuan Hidup Dasar oleh Iswanto Gobel, S.Kep,Ns,M.Kep

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Puskesmas Nusa Tabukan Ronald Hamel, S.Kep,Ns. Beliau merespons kegiatan ini dan sangat mendukung kegiatan Polnustar,

“Pihak Puskesmas sangat terbantu dengan adanya kegiatan penyuluhan oleh Tim Polnustar, sehingga diharapkan masyarakat awampun bisa memberikan pertolongan pertama di tempat kejadian, hingga korban dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat”, Tandas Hamel.

Sementara itu, Camat Nusa Tabukan Deny Abram, SH,MH juga menambahkan dimana melalui kegiatan seperti ini, masyarakat mendapatkan pengetahuan mengenai kondisi kedaruratan dan cara memberikan pertolongan kepada para tamu yang datang maupun kepada diri mereka sendiri.

“ Diharapkan kerjasama akan selalu terjalin dengan Politeknik Negeri Nusa Utara, yang merupakan intitusi pendidikan kebangaan Sangihe” .Kata Abram.

Diketahui, kegiatan berlangsung dengan baik, dan memberikan dampak positif kepada masyarakat di daerah Kepulauan. Alam menyuguhkan keindahan, keberuntungan, kebahagiaan,  dan memberikan tantangan yang dapat melahirkan rasa takut. Alam dan Pengetahuan  pun memberikan kemampuan menghadapinya. (Adv)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed