Rinny Tamuntuan Ciptakan Sejarah Baru , Patenkan Masamper Musik Tagonggong dan Lide Jadi Milik Sangihe

SASTALPOS.COM – Akhirnya melalui perjuangan Penjabat Bupati Sangihe Rinny Tamuntuan Masamper, Musik Tagonggong dan Lide (Oli) menjadi milik Kabupaten Kepulauan Sangihe, lewat Pencatatan Kekayaan Intelektual Komunal Ekspresi Budaya Tradisional oleh Kemenkumham bernomor EBT71202200224.

 

Penyerahan Pencatatan Kekayaan Intelektual Komunal Masamper, Musik Tagonggong dan Lide ( Oli) sah milik Kabupaten Kepulauan Sangihe diterima langsung PJ. Bupati Sangihe Rinny Tamuntuan dari Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulawesi Utara Haris Sukamto, Jumat (12/8/2022) di Kawasan Megamas.

 

Dengan adanya, Pencatatan Kekayaan Intelektual Komunal Masamper, Musik Tagonggong dan Lide ( Oli) sah milik Kabupaten Kepulauan Sangihe. Menjadikan PJ Bupati Rinny Tamuntuan menciptakan sejarah baru di tanah Tampunganglawo yang sudah berumur 597 tahun.

Menurut, PJ Bupati Rinny Tamuntuan dilakukannya pendaftaran untuk mematenkan Ekspresi Budaya Tradisional berupa Masamper, Musik Tagonggong dan Lide ini, guna melindungi asset dan kekayaan budaya Sangihe.

 

“ Jangan sampai, Masamper, Musik Tagonggong dan Lide ini akan diambil atau dipatenkan oleh daerah lain, karena ini milik kita warga Sangihe,” Kata Tamuntuna.

 

Tak hanya dipatenkan, Tamuntuan akan membuat Peraturan Bupati (Perbup) terkait hari Masamper yang akan jatuh setiap tanggal 18 Agustus, supaya setiap tahun masyarakat Sangihe akan merayakannya,

 

“ Nanti pada 18 Agustus 2022 kita akan digelar pemecahan rekor MURI Masamper  dengan mengikutsertakan 5000 peserta yang akan digelar di Boulevard Tahuna,” ungkap Istri dari ketua DPRD Sulut Fransicus Andi Silangen ini.

 

Sebagai seorang pemimpin wanita pertama di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Tamuntuan membuktikan dirinya untuk memberikan kontribusi di semua sektor dengan terus berupaya melakukan pembenahan dikalangan pemerintahan daerah  serta pembangunan.

 

“ Semua ini, sebagai bentuk implementasi dari tanggungjawab yang sudah dipercayakan oleh Gubernur Sulut untuk memimpin Kabupaten Sangihe yang sama – sama kita cintai,” tutur Tamuntuan seraya mengatakan kecintaannya terhadap Kepulauan Sangihe ini sama dengan kecintaanya kepada suaminya.

 

“ Karena suami saya orang Kepulauan Sangihe, jadi saya juga harus mencintai daerahnya bukan hanya orangnya,” sebut dr.Rinny dengan senyum khasnya.***