Dosen POLNUSTAR Ajari Pemanfaatan Sampah Plastik Jadi Dompet dan Bunga di Kampung Pokol Tamako

SANGIHE, SASTALPOS.COM – Kampus Politeknik Nusa Utara (POLNUSTAR) sebagai salah satu lembaga Institusi Perguruan Tinggi di Kabupaten Kepulauan Sangihe, terus berperan dalam membantu pemerintah maupun dalam pemberdayaan masyarakat dalam pemanfaatan sampah plastik untuk bisa dijadikan barang yang dapat digunakan dalam kehidupan setiap hari.

 

Kali ini, Dosen POLNUSTAR melalui Program Kemitraan Masyarakat Stimulus (PKMS) melakukan Pengabdian kepada masyarakat di Kampung Pokol Kecamatan Tamako, dengan Judul “  Pemberdayaan Daur Ulang Sampah Plastik Menjadi Dompet Dan  Bunga”.

Tim Pengabdian yang diketuai oleh Mareike D. Patras,  SKM, M,Kes, Beranggotakan Ns. Yanly Tuwohingide, S.kep, M.Kep dan Agneta S.  Lalombo S. S, M.Hum  mengajari masyarakat kampung Pokol untuk mendaur ulang sampah palstik berupa Botol dan Tas Kresek untuk dijadikan dompet dan bunga.

 

“ terpilihnya Kampung Pokol menjadi lokasi Pengabdian ini dikarenakan hasil pengkajian mahasiswa KKL Politeknik Negeri Nusa Utara Posko Pokol Tahun 2022, sebagain keluarga mempunyai kebiasaan membuang sampah di sungai 32%, dibakar 41% dan sampah yang dibuang dan dibakar adalah sampah plastik diantaranya tas plastik bekas Hal ini jika terus dibiarkan, maka akan terjadi penumpukan sampah plastik yang berdampak pada Biota yang ada didalam sungai sehingga merusak ekosistim lingkungan hidup dan menyebabkan pemanasan global,” Kata Patras.

Baca juga:  Tamuntuan Serahkan SK Kenaikan Pangkat Pejabat Eselon II Pemkab Sangihe, Siapa Saja Mereka?

Lanjut dikatakannya, tujuan dilakukannya sosialisasi tentang pengolahan sampah plastik  dan Pelatihan pembuatan domper dan bunga  tersebut, agar masyarakat kampung Pokol tidak lagi membuang sampah plastik di sungai dan memberdayakan masyarakat untuk mendaur ulang sampah plastik khususnya.

 

“ Dengan bekal pelatihan yang kami berikan ini tentu berharap masyarakat kampung Pokol dapat memanfaatkan sampah plastik dan tas kresek menjadi sesuatu yang bernilai jual dan paling utama berperilaku hidup bersih Sehat,” Ungkap ketua Tim tersebut.

 

Sementara itu, Kapitalaung Pokol Meyer Maniku menyambut baik kegiatan ini dengan harapan agar masyarakat tidak lagi membuang sampah di sungai dan memanfaatkan sampah plastik dengan mendaur ulang menjadi sesuatu yang menjadi nilai jual yang dapat menambah inkam perkapita keluarga.

Baca juga:  Ini Kriteria Penerima CBP Bagi Warga Korban Terdampak Covid 19 Sesuai Edaran KemenSos

 

“ mewakili Masyarakat kampung Pokol mengapresiasi dilakukannya kegiatan ini, dan akan memanfaatkan sampah gelas aqua  untuk dijadikan keranjang sampah dan keranjang pasar, nantinya akan dijual di pasar tradisional,” Ungkap Maniku.

 

Diketahui, Kegiatan dalam bentuk Pengabdian Kemitraan Masyarakat Stimulus, bersumber dari pembiayaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Polnustar Tahun Anggaran 2022.***/ADV

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *