Begini Penjelasan Ahli Pidana Independen Terhadap Irjen Pol Ronny Sompie Pendiri Wassidik Bareskrim Polri

Manado, SASTALPOS.COM — Ahli Pidana Independen/Forensic Legal Auditor, Dr. Robintan Sulaiman mengapresiasi dedikasi yang dilakukan oleh tokoh nasional asal Sulut Irjen. Pol. (Purn) Ronny Sompie, SH., MH. Salah satu bentuk apresiasi yang diberikan kepada putra Tonsea ini yaitu berhasil membentuk Wassidik Bareskrim Polri.

Dalam dialog yang dilakukan Ahli Pidana Independen/Forensic Legal Auditor, Dr. Robintan Sulaiman dengan Jenderal Ronny Sompie, disebutkan bahwa pada dahulunya belum ada Biro Wassidik, sehingga segala perkara yang dikerjakan masih dibawah kendali Biro Analis.

Sulaiman juga menambahkan bahwa kedudukan Ronny Sompie sebagai Karo Wassidik waktu itu sangat berhasil. Sehingga, jejak tanggungjawab yang penuh integritas waktu itu tidak bisa dihapus.

“Saya ingat itu 2010, pak Ronny Sompie adalah sosok yang sangat berpikir maju, merubah sistem dan mencari solusi disaat ada kebuntuan antara pelapor dengan terlapor atas kasus yang sementara ditangani oleh penyidik,” ujar Sulaiman.

Baca juga:  Pengaruh Mabuk, Pengendara Honda Beat Tabrak Pohon Di Tidore Tewas

Merespon hal itu, Jenderal Ronny Sompie yang saat ini maju Caleg DPR RI Dapil Sulut mengatakan bahwa Biro Wassidik ini merupakan tulang punggung Polri yang berdiri dibawah Kabareskrim. Sehingga semua elemen seperti pelapor, terlapor dikerjakan disana. Ketika ada laporan yang masuk melalui Biro Pengawasan dan Penyidikan langsung ditindaklanjuti karena ada gelar perkara disana.

“Saat mendapatkan posisi Karo Wassidik 2010, seingat saya ruanganpun waktu itu tidak ada meja dan belum mempunyai bawahan atau personil. Sebab itu saya bermohon ke Kabareskrim untuk diberikan ruangan dan diberikannya ruangan dan 3 orang PNS. Setelah itu saya meminta bantuan untuk diberikan penyidik utama dan diberikan 10 orang penyidik. Nah dari situ kita memulai, membuat manajemen pengawasan. Disana siapa saja bisa datang, baik korban atapun terlapor. Bahkan terlapor bisa saja menanyakan kenapa kasus tententu lama selesai dan lain sebagainya,” terang Jenderal Ronny Sompie yang juga pernah menjabat Kadiv Humas Mabes Polri itu.

Baca juga:  Papanuhung Voice, Bantu APD Bagi Tenaga Media di Puskesmas Manganitu dan RSUD Liunkendage

Lanjut diceritakan, saat menjabat Karo Wassidik Bareskrim Polri, bersama tim mempelajari berbagai hal termasuk proses penyelesaian masalah. Sebab ada masalah yang dalam kurun waktu tertentu itu belum bisa diselesaikan. Ada masalah yang belum bisa diselesaikan dalam kurun waktu beberapa bulan, ada yang setahun lebih, dan itulah yang dipelajari sekaligus menghadirkan tim ahli.

“Integritas itu sangat penting. Karena bagaimanapun, seorang penyidik kalau tidak punya integritas akan nampak celah dan diskriminasi dalam proses pengawasan dan penyidikan,” pungkas Jenderal Ronny Sompie. (***/ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *