Albert Wounde Jalin Silahturahmi Dengan Camat, Lurah , Kapitalauang Se Kabupaten Kepulauan Sangihe , Ini Yang di Bahas

SANGIHE.SASTALPOS.COM- Penjabat Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Albert Huppy Wounde S,H. M.H menjalin Silahruhami dan keakraban bersama dengan Para camat , lurah , Kapitalaung Se Kabupaten Kepulauan Sangihe di Papanuhung Santiago Tahuna , Sabtu ( 8-6/24).

Suasana penuh keakraban yang tercipta itu , Albert Wounde menyampaikan Selamat berjumpa dan mengrapresiasi kehadiran Seluruh jajaran pemerintah kecamatan, kelurahan , dan Kapitalauang di tanah Tampungang lawo.

” Bagi yang telah memfasilitasi kegiatan ini saya haturkan terimakasih , Dan Selamat berjumpa kembali setelah empat hari lalu kita telah mengadakan rapat dengan jajaran Pemda Sangihe , dan hari ini kita juga akan membicarakan apa yang menjadi persoalan di daerah dan kitaaan mencari Solusi bersama”.Kata Wounde.

Dalam pembahasan bersama dengan para Kapitalauang , Wounde juga menjelaskan bahwa masalah pendidikan , kesehatan , Pekerjaan umum, dan penataan ruang , perumahan rakyat ,ketentraman, ketertiban umum , da perlindungan masyarakat , serta masalah sosial seyogyanya menjadi perhatian khusus pemerintah.

Baca juga:  Sasiang : BBM Berupa Pertalite Masih Subsidi Dari Pemerintah

“Dari hasil evaluasi kemarin dengan Perangkat Daerah, maka hal yang paling mendapat sorotan adalah terkait dengan SDM, termasuk untuk kurangnya tenaga pendidikan dan tenaga kesehatan. Untuk hal ini kita cari solusinya melalui pengangkatan PPPK akan kami perjuangkan sampai ke pusat sesuai kuotanya”. Jelas Wounde.

Dirinya juga mengajak sekiranya ada sinergitas dan kolaborasi bersama antara pemerintah kecamatan , kelurahan , dan pedesaan seperti dalam hal penanganan penurunan angka stunting dikabupaten kepulauan Sangihe.

Wounde juga menyentil terkait dengan penanganan kemiskinan ekstrim yang dilihat dari tolak ukur Rumah Tidak Layak Huni sebanyak 4.865 unit (13,73%), Dengan kondisi APBD yang terbatas.

” Untuk tahun 2024 tidak ada bantuan DAK untuk Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni, dan Pengganggarannya hanya bersumber dari Anggaran Daerah”. Jelas Wounde.

Baca juga:  Bupati Boltim Jatuh Cinta Dengan Kabupaten Sangihe

Perlu diketahui juga di tahun 2024 anggarannya sebesar 140 juta, dialokasikan untuk Pemangunan Rumah Korban Bencana sebanyak 2 Unit dan Pemangunan RTLH 5 Unit masing-masing Rp20.000.000 (dua puluh juta rupiah).

” Dengan melihat kondisi ini, maka untuk mencapai target pembangunan Rumah Tidak Layak Huni dapat dilakukan upaya adalah selain dari melobi ke pusat untuk anggarannya, pula dari diharapkan APB Kampung dapat dialokasikan minimal lima unit penanganan RTLH setiap kampung jika memungkinkan sesuai dengan petunjuk teknis ADD”. Kata Wounde.

 

Dengan terselenggaranya silahturahmi tersebut , Albert berharap semua bisa bekerja bersama , dirinya juga mengingatkan dengan tegas kepada ASN di jajaran Pemkab Sangihe untuk tetap menjaga netralitas jika telah memasuki masa pilkada November mendatang. (Jy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *