SANGIHE, SASTALPOS.Com – Tim Pengabdian Masyarakat Politeknik Negeri Nusa Utara Berikan Pelatihan Penerapan Biosecurity Kolam Budidaya Ikan kepada 15 orang pemilik kolam di kampung Nahepese, kecamatan Manganitu Kabupaten Kepulauan Sangihe Sulawesi Utara pada 25 Oktober 2024.
Pelatihan Penerapan Biosecurity Kolam Budidaya Ikan tersebut dimana potensi pengembangan usaha budidaya ikan air tawar di Kampung Nahepese Kecamatan Manganitu, sangat baik. Sehingga menjadi tempat Pengabdian kepada masyarakat kampus Polnustar.

Menurut ketua Tim Darna Susantie, S.Pi., M.Si, dengan anggota Edwin Oscar Langi, S.Pi.,M.Si, dibantu 4 mahasiswa dan 1alumni Program Studi Teknologi Budidaya. Dan pelatihan ini merupakan salah satu luaran dari Program Pengabdian Kepada Masyarakat Unggulan Program Studi (PMUP) Politeknik Negeri Nusa Utara.
” PMUP merupakan salah satu Tridharma Perguruan Tinggi, bersama dengan dharma pendidikan dan pengajaran serta penelitian. PMUP merupakan tugas pokok dosen yang wajib dilaksanakan dengan menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dimiliki dosen kepada masyarakat. Pelaksanaan pengabdian masyarakat melibatkan segenap sivitas akademik yaitu dosen, mahasiswa, serta alumni, ” Kata Darna.
Lanjutnya, Biosecurity adalah upaya pengamanan sistem budidaya dari kontaminasi penyakit. Penerapan biosecurity merupakan suatu tindakan atau langkah yang sangat tepat untuk menjaga kesehatan ikan, dimana dapat mengurangi resiko masuknya pathogen dan mencegah penyebaran penyakit dari suatu tempat ke dalam kolam budidaya ikan.

” Hasil kegiatan pelatihan penerapan biosecurity di kolam budidaya ikan kampung Nahepese, dimana dilakukan pemasangan jaring/waring pada pintu air masuk, dan pintu air yang terhubung dengan kolam yang lain serta pemasangan waring diatas kolam budidaya ikan, ” Ujar Ketua Tim.
Darna menambahkan, bahwa biosecurity yang diterapkan pada kolam budidaya ikan memiliki manfaat yang sangat penting untuk keberlangsungan hidup ikan, berkurangnya hama yang masuk ke area kolam budidaya, berkurangnya potensi penyebaran penyakit dari satu kolam ke kolam lain.
Sementara itu, Kepala Desa Kampung Nahepese Nontje Timbangnusa mengapresiasi kegiatan tersebut dan berharap kiranya untuk tahun-tahun ke depan dapat kembali melakukan kegiatan tersebut di kampung mereka dengan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi terbaru dalam budidaya ikan.
” Tentu sebagai kepala desa berterima kasih kepada pihak Polnustar dengan menghadirkan pelatihan kepada masyarakat kampung Nahepese. Karena kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi pemilik kolam budidaya ikan tawar.” Papar Timbangnusa.
Tim Pengabdian Polnustar juga mengucapkan terima kasih buat masyarakat pemilik kolam yang sudah menerima tim POLNUSTAR. Terima kasih kepada Kapitalaung kampung Nahepese yang telah memberikan ijin Tim Polnustar untuk melakukan kegiatan tersebut.
Diketahui, Kegiatan ini merupakan salah satu Program Pengabdian Kepada Masyarakat Unggulan Program Studi yang lolos seleksi Pengabdian Internal Dosen dengan menggunakan Dana PNBP Polnustar 2024 dan mendapat dukungan penuh dari Direktur Politeknik Negeri Nusa Utara Bapak Ferdinand Gansalangi, Ns., S.Kep., M.Kes. ( ADV).








