Kasus HIV di Sangihe Melonjak Selang Tahun 2025 , Ini Penjelasan Dinkes Sangihe

Berita, Sangihe569 Dilihat

SANGIHE.SASTALPOS.COM – Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Kepulauan Sangihe mengalami peningkatan sepanjang tahun 2025.

Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Sangihe mencatat 85 kasus, dengan beberapa di antaranya telah meninggal dunia dan sekitar enam hingga tujuh pasien masih menjalani perawatan di puskesmas, fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), serta rumah sakit.

Informasi tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Sangihe, dr. Handry Pasandaran, saat ditemui di ruang kerjanya pada peringatan Hari AIDS Sedunia, Senin (1/12/2025).

Penyebaran kasus berlangsung hampir merata di seluruh kecamatan, dan memengaruhi seluruh rentang usia, mulai dari anak-anak, remaja, hingga dewasa. Pasandaran menyebut mayoritas pasien adalah perempuan, meski jumlah laki-laki yang terinfeksi juga cukup signifikan. Ia menegaskan pentingnya pasien menjalani pengobatan secara rutin agar tidak menjadi sumber penularan.

Baca juga:  Tamutuan Peduli Seni Dan Budaya Sangihe, Ini Faktanya

Dinkes Sangihe memperkuat upaya pemeriksaan kontak erat, terutama pada pasangan suami-istri, ibu hamil, dan anak. Selain itu, langkah promotif dan preventif dilakukan melalui sosialisasi, cek kesehatan gratis, dan skrining pada kelompok usia dewasa serta produktif yang dinilai rentan.

Kelompok berisiko tinggi seperti pekerja seks komersial, baik laki-laki, perempuan, maupun waria, turut menjadi sasaran edukasi mengenai praktik seks yang aman. Dinkes juga menggelar kunjungan ke sekolah-sekolah untuk memberikan pemahaman tentang HIV/AIDS, penyakit menular seksual, serta bahaya penyalahgunaan narkotika dan zat adiktif (NAPZA).

Baca juga:  Ibadah Rutin Warnai Sertijab Sekretaris Dinas Kesehatan Sangihe

“Tiga hingga empat masalah kesehatan ini saling berkaitan, sehingga kami tangani secara bersamaan,” ujar Pasandaran. Ia juga mengimbau masyarakat menjaga pola hidup sehat, melakukan pemeriksaan bila merasa berisiko, dan menghindari perilaku yang dapat menyebabkan penularan HIV/AIDS.

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Sastal Pos di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP