Tim Gabungan Amankan Penyeludupan 624 Liter Minyak Tanah Ilegal di Pelabuhan Nusantara Tahuna

Berita, Sangihe430 Dilihat

SANGIHE.SASTALPOS.COM –Tim gabungan dari unsur TNI, Polri, dan instansi terkait melakukan pemeriksaan terhadap kapal penumpang KM Merit Teratai di Pelabuhan Laut Nusantara Tahuna, Jumat (6/3/2026) malam.

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas menemukan ratusan liter bahan bakar minyak (BBM) jenis minyak tanah yang dikemas dalam Cool Box.

Pemeriksaan berlangsung sekitar pukul 19.35 Wita setelah tim gabungan menerima informasi dari masyarakat mengenai dugaan pengangkutan BBM dalam jumlah besar di atas kapal tersebut.

Personel yang terlibat dalam kegiatan ini berasal dari Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai Tahuna, Kepolisian Perairan dan Udara Republik Indonesia (KP3) Tahuna, personel Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut, Babinsa Pelabuhan, Satgas Badan Intelijen Strategis, Unit Intel Lanal Tahuna, Unit Intel Kodim 1301/Sangihe, personel Polres Kepulauan Sangihe, serta petugas Karantina.

Baca juga:  Pemda Sitaro Seriusi Penanggulangan Bencana

Pemeriksaan bermula sekitar pukul 18.45 Wita ketika personel Unit Intel Kodim 1301/Sangihe menerima laporan masyarakat tentang adanya 13 Cool Box  berisi BBM jenis minyak tanah yang dimuat di kapal. Informasi tersebut kemudian dikoordinasikan dengan tim BAIS, KPLP, Karantina, serta personel Polres Sangihe pada pukul 18.50 Wita.

Selanjutnya pada pukul 19.00 Wita, tim gabungan naik ke atas kapal untuk melakukan pemeriksaan. Hasilnya, petugas menemukan BBM minyak tanah yang dikemas dalam 13 Cool Box.

“Setelah dilakukan pemeriksaan, barang tersebut langsung kami turunkan dari kapal dan diamankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” ujar PAM Pelabuhan Serda Pom Rangga.

Baca juga:  Hari Pers Nasional 2026: Antara Modernisasi dan Krisis Solidaritas

Ia menjelaskan, setiap Cool Box  berisi 32 botol air mineral ukuran 1,5 liter yang telah diisi minyak tanah. Secara keseluruhan, jumlah BBM yang ditemukan mencapai sekitar 624 liter.

Barang bukti tersebut kemudian diamankan ke kantor KPLP Tahuna untuk proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak terkait.

Kegiatan pemeriksaan dan pengamanan selesai pada pukul 19.40 Wita dan berlangsung dalam keadaan aman serta lancar.

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Sastal Pos di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP