Wakil Bupati Anisya Bambungan Tinjau Bendungan Ambela, Pemkab Talaud Siapkan Langkah Cepat Amankan Pasokan Air Petani

Berita, Sangihe279 Dilihat

MELONGUANE, SASTALPOS.COM – Wakil Bupati Kepulauan Talaud, Anisya G. Bambungan, SE, turun langsung meninjau kondisi Bendungan Desa Ambela, Kecamatan Melonguane, Rabu (3/6/2026), menyusul menurunnya debit air yang mengaliri jaringan irigasi pertanian warga.

Kunjungan lapangan tersebut dilakukan sebagai respons atas kekhawatiran para petani terkait berkurangnya pasokan air ke lahan pertanian yang berpotensi mengganggu produktivitas tanaman.

Dalam monitoring tersebut, Wakil Bupati didampingi sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Camat Melonguane, serta unsur TNI. Mereka meninjau langsung kondisi bendungan, jaringan irigasi, dan aliran sungai yang menjadi sumber utama pasokan air bagi masyarakat Desa Ambela.

Berdasarkan hasil peninjauan, menurunnya debit air dipengaruhi tingginya intensitas curah hujan yang menyebabkan terbentuknya aliran anak sungai baru. Kondisi tersebut mengubah arah aliran air dan berdampak pada berkurangnya suplai air ke areal pertanian. Selain itu, tanggul bendungan juga mengalami abrasi akibat derasnya aliran sungai.

Baca juga:  TP PKK Sulut Nilai PHBS di SMP Negeri 1 Siau Timur, Dorong Budaya Hidup Sehat Sejak Dini

Wakil Bupati Anisya Bambungan menegaskan pemerintah daerah akan segera mengambil langkah-langkah penanganan agar ketersediaan air bagi petani tetap terjaga dan tidak berdampak pada hasil pertanian masyarakat.

“Keberadaan bendungan dan jaringan irigasi yang berfungsi optimal sangat penting untuk mendukung sektor pertanian. Karena itu, setiap permasalahan yang ditemukan akan segera dievaluasi dan ditindaklanjuti melalui langkah penanganan yang tepat,” ujarnya.

Menurutnya, ketersediaan air yang memadai merupakan faktor utama dalam menjaga produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani. Oleh sebab itu, pemerintah daerah akan melakukan koordinasi lintas sektor untuk mempercepat upaya perbaikan serta normalisasi aliran sungai dan bendungan yang terdampak.

Baca juga:  Oknum Polisi di Sangihe Diserahkan ke Kejaksaan, Diduga Kuat Terlibat Kekerasan Seksual terhadap Anak

Monitoring tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud dalam memperkuat sektor pertanian melalui pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan.

Hasil peninjauan lapangan akan menjadi dasar penyusunan langkah teknis dan kebijakan lanjutan guna memastikan fungsi Bendungan Ambela dan jaringan irigasi tetap berjalan optimal dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dan petani di wilayah tersebut.

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Sastal Pos di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP