SANGIHE, SASTALPOS.COM – Kepedulian terhadap warga yang terdampak gempa bumi Magnitudo 7,7 di Kabupaten Kepulauan Sangihe terus mengalir. Salah satunya datang dari MS Group melalui Toko Istana Bangunan milik pengusaha Mario Seliang yang menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Kepulauan Marore.
Bantuan berupa sejumlah kebutuhan pokok (sembako) tersebut diperuntukkan bagi warga di Kampung Marore, Kawio, dan Matutuang yang terdampak gempa kuat yang mengguncang wilayah perbatasan Indonesia-Filipina beberapa waktu lalu.
Ketua MS Group, Mario Seliang, mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas kepada masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit pascabencana.
“Semoga dapat membantu walau tidak seberapa,” ujar Mario Seliang.
Bantuan kemanusiaan tersebut telah dikirim menggunakan kapal pada Rabu, 10 Juni 2026, menuju wilayah Kepulauan Marore untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Menurut Mario, meskipun bantuan yang diberikan tidak besar, namun diharapkan dapat meringankan beban warga yang terdampak gempa, khususnya mereka yang mengalami kerusakan rumah maupun kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok akibat kondisi pascabencana.
Aksi sosial ini mendapat apresiasi karena menunjukkan semangat gotong royong dan kepedulian dunia usaha terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah. Di tengah upaya pemerintah melakukan pendataan dan penanganan dampak gempa, dukungan dari berbagai pihak dinilai sangat membantu mempercepat pemulihan kehidupan warga di pulau-pulau terluar Sulawesi Utara tersebut.
Diketahui, gempa Magnitudo 7,7 yang terjadi di wilayah Kepulauan Sangihe menimbulkan kerusakan di sejumlah lokasi, terutama di Pulau Kawio, Marore, dan Matutuang yang berada di kawasan perbatasan. Berbagai bantuan kemanusiaan terus berdatangan guna membantu masyarakat yang terdampak bencana tersebut.








